Ratusan Massa Duduki Lahan Jimbaran Hijau, Penetapan Sita Jaminan Ditunda | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 18 September 2021
Diposting : 30 July 2021 23:24
VTR - Bali Tribune
Bali Tribune/Suasana di depan Resort Jimbaran Hijau ketika akan dilakukan penetapan sita jaminan, Jumat (30/07/2021).
balitribune.co.id | Denpasar - Ratusan massa memadati kawasan resort Jimbaran Hijau di Desa Jimbaran, Badung, Jumat (30/07/2021), saat akan digelar penetapan sita jaminan oleh Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Agenda pun ditunda, juru sita kembali ke kantor dengan pertimbangan untuk mengikuti aturan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
 
Pantauan di lokasi, massa yang sebagian besar berbadan kekar ini berkerumun di pintu masuk hingga berada di dalam resort tersebut. Namun, kehadiran ratusan massa ini tidak sampai mengganggu ketertiban. Hanya saja, juru sita PN Denpasar, Komang Bayu Wirawan, memilih meninggalkan lokasi setelah mendapat petunjuk dari pimpinannya.
 
Sedianya, juru sita akan melaksanakan penetapan sita jaminan dari majelis hakim PN Denpasar. Juru Bicara PN Denpasar, Gede Putra Astawa, dikonfirmasi lewat telepon membenarkan kedatangan juru sita ke lokasi pada Jumat (30/07/2021), untuk melaksanakan penetapan sita jaminan yang diajukan oleh pemohon, I Nyoman Siang, warga Jimbaran.
 
Juru sita kembali ke kantor dengan pertimbangan mengikuti aturan PPKM di mana salah satu poinnya tidak boleh ada kerumunan. Dalam aturan PPKM disebutkan kerumunan massa tidak boleh lebih dari 20 orang. Selain itu, di lokasi tidak ada aparat kepolisian. "Ini bukan ekskusi ya, hanya sita jaminan sesuai penetapan majelis hakim," ujarnya.
 
Secara terpisah, kuasa hukum Jimbaran Hijau, Agus Samijaya, menjelaskan, lahan tersebut sah milik Jimbaran Hijau. Sebelumnya tanah tersebut atas nama PT Citratama Selaras yang dibeli secara sah dari warga Jimbaran. Tanah ini pernah jadi sengketa tahun 1990 namun dalam proses peradilan dimenangkan oleh PT Citra Selaras.
 
Bahkan, putusan PN Denpasar tersebut sudah berkekuatan hukum tetap. Tapi, objek ini digugat lagi dengan tergugat PT Citratama Selaras. Agenda sidang kini tahap pembuktian. "Kita pertanyakan kenapa perkara sudah dieksekusi kok disidangkan lagi, apalagi sampai penetapan sita jaminan, ada indikasi apa dengan majelis," tanyanya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler