Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sumiati Tawarkan Ginjalnya untuk Biaya Pengobatan Suami

Bali Tribune/Ibu Sumiati menawarkan ginjalnya kepada pengendara jalan raya.

balitribune.co.id | Bekasi – Menggunakan selembar karton, Sumiati (58) mengiklankan ginjalnya dijual. Wanita ini duduk di pinggir Jalan Raya Perjuangan, Bekasi Utara, Selasa (2/4/2019) seraya menenteng karton bertulis ‘iklan’ tersebut.

Sumiati yang tinggal di Bojong Gede, Kabupaten Bogor ini menawarkan ginjalnya kepada pengendara untuk membiayai pengobatan suaminya yang menderita penyakit komplikasi. Sudah lima tahun suaminya menderita penyakit komplikasi, mulai dari jantung, gula darah, hipertensi, dan penyempitan tulang pinggang. Kondisi perekonomian yang sulit membuatnya tak mampu membiayai pengobatan suaminya.

"Suami saya sudah sakit-sakitan, paling parahnya pas dia jatuh terus ada penyempitan tulang pinggang, sekarang sudah enggak bisa kerja," kata Sumiati, seperti dikutip kompas.com.

Biaya obat suaminya yang semakin mahal membuat Sumiati menawarkan ginjalnya sejak 2017. Namun, hingga kini usahanya itu belum berhasil. Sehari-hari, Sumiati menjadi buruh cuci dengan dibantu dua anaknya yang bekerja sebagai tukang ojek dan juga buruh cuci. Namun, penghasilan dia dan kedua anaknya tidak cukup untuk biaya berobat suaminya yang tidak bisa ditanggung oleh BPJS.

"Saya sudah enggak punya apa-apa lagi selain ginjal, saya ikhlas kalau Allah kasih jalan buat saya jual ginjal buat berobat suami. Setiap Sabtu suami harus berobat suntik penyempitan tulang pinggang (biayanya) Rp 200.000, enggak bisa di-cover sama BPJS," ujar Sumiati.

Selain di Bekasi, Sumiati yang tinggal dengan suaminya di Bojong Gede, Kabupaten Bogor ini juga pernah menawarkan ginjalnya di daerah Jakarta Barat, Depok, dan Bogor. Jika ginjalnya terjual, dia ingin pakai uang hasil penjualan ginjalnya itu untuk berobat suaminya dan membeli rumah. Sebab, selama ini Sumiati dan suaminya tinggal di rumah kontrakan.

"Saya mengontrak, kalau saya bisa jual ginjal, rencana saya mau buat beli rumah biar enggak mengontrak lagi, kasihan suami saya, enggak apa-apa biar nanti saya enggak ada, tetapi bapak (suami) bisa tinggal di rumah. Saya ini enggak sampai sore kasian bapak sendiri," tutur Sumiati.

Selama dia menawarkan ginjalnya, belum ada satu pun orang yang tertarik membeli ginjalnya. Hanya sejumlah orang yang memberinya bantuan berupa uang. "Cuma ada yang kasih uang saja, enggak ada yang nawarin beli ginjal," ujar Sumiati. Namun tentu saja, uang pemberian sukarela itu tidak cukup untuk membiayai pengobatan suaminya.

wartawan
izarman

Penyisiran Nelayan Hilang di Jembrana Masih Misterius: Jangkau Perairan Perancak

balitribune.co.id I Negara - Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh saat melaut di Perairan Pantai Medewi Pekutatan. Hari keenam operasi pencarian Kamis (6/8), penyisiran dilakukan secara terpadu melalui jalur laut maupun pesisir pantai dengan melibatkan berbagai unsur terkait dengan radius yang diperluas.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Ringkus Pengedar Sabu Lintas Kabupaten di Bali, 123 Gram Lebih Barang Bukti Disita

balitribune.co.id I Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bali berhasil meringkus seorang pria berinisial MMT  (28) yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis sabu. Penangkapan ini dilakukan di dua lokasi berbeda di wilayah Denpasar dan Badung pada Selasa (4/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Semester I 2026, Bank Jaga Momentum Pertumbuhan Kinerja

balitribune.co.id I Denpasar - Kinerja perbankan pada semester I tahun 2026 menunjukkan pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK). Seperti di salah satu bank swasta mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada tahun ini. Hingga Juni 2026, bank swasta ini mencatatkan total kredit meningkat sebesar 11% YoY atau tahun ke tahun menjadi Rp185,3 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

PWI Pusat, AFPI, dan OJK Bersinergi Perkuat Literasi Keuangan

balitribune.co.id I Jakarta - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berkolaborasi dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Workshop bertajuk "Pintar untuk Inklusi Keuangan: Jurnalisme untuk Kepentingan Publik" di Aryaduta Hotel (Tugu Tani) Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab. dan DPRD Badung Sepakati KUA-PPAS 2027, Belanja Daerah Tembus Rp 14,2 Triliun

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung bersama DPRD Badung resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan pada Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama DPRD Badung Tahun Sidang 2026–2027 di Ruang Utama Gosana, Gedung DPRD, Puspem Badung, Kamis (6/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.