Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelaksanaan Wasrik untuk Tingkatkan Kinerja Organisasi

WASRIK -- Irdam IX/Udayana Kolonel Kav Taufiq Budi Santoso (kiri), saat melaksanakan taklimat akhir di Ruang Erlangga Makodam IX/Udayana.

 BALI TRIBUNE - Kegiatan pengawasan dan pemeriksaan (wasrik) pada hakikatnya merupakan aplikasi dari salah satu fungsi manajemen, yaitu fungsi kontrol dan alat kendali bagi penyelenggaraan mekanisme kerja organisasi. Juga memiliki arti penting dan nilai manfaat yang besar dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi. “Untuk itu, wasrik ini harus dimaknai sebagai upaya untuk memberikan masukan yang berharga bagi peningkatan kualitas kinerja dan terwujudnya tertib administrasi, baik yang menyangkut keuangan, materiil, penyelenggaraan kegiatan dan latihan, sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku di lingkungan TNI,” ujar Irdam IX/Udayana Kolonel Kav Taufiq Budi Santoso, saat melaksanakan taklimat akhir di Ruang Erlangga Makodam IX/Udayana, Denpasar, kemarin. Jika nantinya kata Irdam, ada temuan dan koreksi maupun atensi hasil pemeriksaan serta penjelasan tentang berbagai perubahan yang perlu, hendaknya dapat segera ditindaklanjuti di masing-masing satuan, sehingga tidak ada lagi kesalahan sekecil apapun. Kegiatan wasrik ini diikuti oleh para Komandan/Kepala Satuan jajaran Kodam IX/Udayana yang menjadi objek wasrik. “Laksanakan perencanaan program anggaran sesuai prosedur dan ketentuan serta tata tertib. Juga lakukan pemantauan serta pencatatan dalam simak BMN secara benar, teliti, dan akurat sampai tingkat satuan kerja, termasuk pengelolaan hibah barang dan uang harus dilakukan dengan mekanisme yang benar,” tegas Irdam. Kegiatan Wasrik meliputi bidang operasi dan latihan, pengadaan barang dan jasa, rekrutmen/werving prajurit, pemanfaatan aset barang milik negara (BMN) dan hibah, berupa aset tanah dari pemerintah daerah dan lain-lain. Termasuk, materiil dan alat utama (alut) yang memiliki resiko tinggi yang berpengaruh terhadap kegiatan operasi serta hak-hak prajurit yang mengalami kecelakaan dalam tugas operasi. Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, SIP., menambahkan, kegiatan pengawasan dan pemeriksaan (wasrik) digelar secara rutin di satuan jajaran Kodam IX/Udayana. “Tujuannya untuk melihat sejauh mana satuan jajaran Kodam IX/Udayana dalam melaksanakan tugas pokoknya telah mempedomani program kerja yang telah ditetapkan dan sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku. Juga guna mencegah terjadinya penyimpangan sekecil apapun,” ujar Kapendam.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

HUT ke-56: Astra Motor Perkuat Komitmen Energi Bersih dengan Pemasangan Solar PV di Semarang

balitribune.co.id | Semarang – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, Astra Motor resmi mengoperasikan sistem Solar Photovoltaic (Solar PV) berkapasitas 40 kilowatt peak (kWp) di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang, Kamis (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.