Bali Tribune, Sabtu 18 November 2017
Diposting : 7 June 2016 09:39
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
ILUSTRASI - Terapis spa asal Bali banyak diminati (net)

ASOSIASI kepariwisataan diharapkan dapat berperan dalam peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) di sektor industri pariwisata. Demikian disampaikan Ketua Pacific Asia Travel Association (PATA) Bali dan Nusa Tenggara Chapter, Ida Bagus Sidharta Putra.

Menurutnya, peningkatan SDM wajib dilakukan untuk menghadapi persaingan tenaga kerja lokal di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). PATA wajib memberikan fasilitas dalam hal pengembangan skill tenaga kerja profesional yang bergerak di sektor jasa pariwisata.

 “Yang harus kita lakukan sekarang, mengekspor SDM. Bukan mengimpor karena SDM kita luar biasa. Kalau sampai tenaga kerja luar banyak yang masuk maka hancurlah kita,” ucapnya di kantor Bali Tourism Board (BTB), Denpasar, Senin (06/06/2016).

Pihaknya berharap tenaga kerja lokal Bali ini memiliki kemampuan yang lebih kompetitif dan mampu melindungi dirinya sendiri serta industri tempatnya bekerja. “Kalau kemampuan SDM tidak di-upgrade maka tenaga luar masuk dan kita kehilangan pekerjaan,” urai Gusde.

PATA dalam perannya untuk mengupgrade keahlian tenaga kerja Bali disebutkannya telah melakukan beberapa hal seperti workshop yang bekerjasama dengan asosiasi-asosiasi lain. “PATA harus mampu mengambil kesempatan di MEA,” ujarnya.

Dia mencontohkan sekarang ini cukup banyak permintaan ekspor tenaga profesional dari Bali seperti terapis spa dan pelaut. “Kita sampai kekurangan terapis. Ini bukti tenaga terapis kita banyak diminati. Mereka perlu kita lindungi dengan meng-upgrade ilmunya,” pungkas Gusde. red