Diposting : 10 May 2016 14:08
I Made Darna - Bali Tribune
cinderamata
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana saling tukar cindera mata di Balai Kota Surabaya, Senin (9/5).

Surabaya, Bali Tribune

Ambisi menjadikan Kabupaten Badung sebagai smart city dengan berbasis e goverment bukan hanya wacana. Bahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Senin (9/5) berkunjung ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya guna menyerap informasi maupun teknologi yang telah berhasil diterapkan oleh pemkot setempat.

Kujungan serangkaian Pekan Informasi Pembangunan (PIP) ini dipimpin langsung Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, didampingi Sekda Badung Kompyang R Swandika dan sejumlah pimpinan SKPD terkait, seperti Kadispenda Wayan Adi Arnawa, Kepala BPPT Made Sutama, Kadishub Wayan Weda Dharmaja, Kabag Pembangunan AA Bayu serta segenap awak media.

Rombongan PIP 2016 yang mengangkat tema "Lewat E-Goverment Tingkatkan Kualitas Pelayanan Melalui Smart City" disambut Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana beserta jajaran SKPD.

Dalam kesempatan itu Wawali Surabaya, Whisnu mengucapkan terima kasih atas kehadiran jajaran Pemerintahan Kabupaten Badung guna mencari tahu penerapan e goverment yang berhasil diterapkan di Surabaya. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan bapak Bupati Badung beserta jajarannya. Kami juga terbuka untuk berbagi pengalaman terkait e-goverment,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya akan menjalin kerja sama dengan beberapa kabupaten/kota terkait mewujudkan e-goverment pada 31 Mei mendatang. “Kami harapkan dari kunjungan ini terjalin hubungan sinergi antara Badung dan surabaya ditindaklanjuti dengan MoU,” tegasnya.

Bupati, Giri Prasta juga berterima kasih atas keterbukaan Pemkot Surabaya dalam berbagi pengetahuan mengenai upaya mewujudkan smart city. Selama ini, Pemkab Badung telah menerapkan e-goverment pada musrenbang disetiap kecamatan. “Kami akan menerapkan apa yang belum ada. Bahkan, nanti petani pun akan memakai sistem online, sehingga tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak,” ungkapnya.

Selain menyerap informasi terkait keberhasilan Surabaya menerapkan e-goverment, Bupati Giri Prasta juga akan mendatangkan langsung SDM dari Surabaya dalam mewujudkan smart city di Kabupaten Badung. “Kami akan mendatangkan SDM yang berkopenten untuk mengajarkan kami bagaimana membangun smart city yang bersinergi antarSKPD,” sebutnya.

Seperti diketahui, Surabaya merupakan ibukota dari provinsi Jawa Timur dan menjadi kota terbesar kedua setelah Jakarta. Penerapan dan pengembangan e-government di Surabaya, meliputi pengelolaan keuangan daerah dan e-government untuk pelayanan masyarakat. Di antaranya, e-budgeting, e-project, e-procurement, e-controlling, e-performance dan program e-goverment lainnya.