Diposting : 16 February 2020 05:32
Bernard MB. - Bali Tribune
Bali Tribune / Bali Bhayangkara Medco Valentine Eco Run (BBMVER) 2020 yang digelar di kawasan Pantai Mertasari Sanur, Denpasar Selatan (Densel), Sabtu (15/2) sore
balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 6.426 peserta ramaikan Bali Bhayangkara Medco Valentine Eco Run (BBMVER) 2020 yang digelar di kawasan Pantai Mertasari Sanur, Denpasar Selatan (Densel), Sabtu  (15/2) sore. Menariknya, para peserta tidak hanya dari Bali dan Indonesia, tetapi juga mancanegara. Sebanyak 20 negara ikut ambil bagian dalam lomba lari untuk tiga kategori, yaitu 5K, 10K dan 14K.
 
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose yang melepas lomba lari mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan perintah Presiden RI, Joko Widodo untuk menggalakkan olahraga di tengah masyarakat. Dan animo masyarakat mengikuti lomba lari sangat tinggi, mulai dari masyarakat umum, pelajar, Polri dan para atlet. Dan uniknya, dilaksanakan pada sore hari. "Biasanya lomba lari seperti ini digelar pagi hari, tapi Polda Bali melaksanakan pada sore hari. Tentu kegiatan lari pada sore hari memiliki risiko, tapi segala sesuatunya sudah direncanakan dengan baik," katanya.
Bali Bhayangkara Medco Valentine Eco Run 2020 dibuat sangat sederhana, namun eventnya berskala internasional. Sehingga event ini merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan pariwisata Bali lewat kegiatan lomba lari. Mengingat Bali masih layak dikunjungi wisatawan dari berbagai negara, meskipun akhir-akhir ini merebak virus Corona. "Yang terpenting dari semua itu, kegiatan ini digelar untuk menunjukkan persatuan dan kesatuan. Kita sama-sama tangkal segala macam isu yang terjadi saat ini. Seperti isu virus corona, kita harus yakin dan percaya, dengan olahraga lari dapat meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan virus," ujar Golose.
 
Tidak hanya lomba lari, namun banyak hal yang ingin dicapai, diantaranya kampanye menjaga lingkungan, bebas sampah plastik, penanaman 500 bibit pohon di Pantai Mertasari. Kampanye lainnya, yakni mengajak masyarakat bisa hidup sehat. "Kita sengaja tempat start ini tidak pakai plastik karena kita ingin mengurai sampah plastik. Mari kita sama - sama menjaga kebersihan bebas dari sampah plastik," ujarnya.