Diposting : 7 October 2016 13:35
I Made Darna - Bali Tribune
DKP
Matur Piuning - Masyarakat dan DKP Badung saat menggelar upacara matur piuning di tempat pembangunan patung Rahwana Mandung Sita di Desa Pelaga, Petang.

Mangupura, Bali Tribune

Enam patung baru kembali dibuat untuk ditempatkan di empat titik wilayah Kabupaten Badung. Hebohnya, setelah sejumlah pot dan patung yang di sempat dijajar di wilayah selatan mubazir, kini kembali pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung harus ‘merogoh’ kocek miliaran rupiah untuk mewujudkan patung ini.

Ke empat patung tersebut antara lain berlokasi di Simpang Basangkasa Seminyak berupa patung Ratu Gede Butha Ijo. Selanjutnya di simpang Desa Dauh Yeh Cani Abinsemal dengan patung Rama. Desa Plaga di bangun 2 patung, yaitu patung Rahwana Mandung Sita dan patung Hanoman, dan terakhir di tapal batas Badung dan Bangli di Desa Belok Sidang berupa 2 patung pepatih penjaga.
Perlu diketahui bahwa untuk pengadaan patung ini, mengunakan anggaran yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID). Total anggarannya adalah Rp 2,1 miliar, dimana proyek enam patung ini ditarget rampung pada akhir tahun ini.
Kepala DKP Badung I Putu Eka Merthawan, Kamis (6/10) menjelaskan,  patung saat ini sudah mulai digarap. Sebelum dilakukan pembongkaran untuk pondasi atau patung  yang sudah ada sebelumnya, pihaknya mengaku sudah melakukan upacara "atur piuning" (pemberitahuan).
"Iya, ada enam patung akan dibangun di empat titik," ujarnya.
Dikatakan, patung terbesar dibuat di simpang Desa Pelaga yaitu patung Rahwana Mandung Sita. Patung ini menggambarkan bagian dari epos Ramayana, menceritakan Rahwana identik dengan tokoh kejahatan sedangkan Sita sebagai tokoh wanita cantik dan bersahaja.

Bila dikaitkan dengan kecamatan Petang, Eka Merthawan menyatakan bahwa pada era kekinian Kecamatan Petang, khususnya Desa Pelaga ibaratnya gadis cantik yang menawan, karena merupakan desa yang subur dan indah. Dikelilingi pegunungan Mangu dan Pura Sad Khayangan Puncak Mangu.
"Patung terbesar dibangun di Pelaga, patung Rahwana Mandung Sita dan kini (kemarin)dalam upacara matur piuning," tegasnya.