Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Baru Setahun Dibangun, Tangga Gedung SD 3 Kapal Keropos

Bali Tribune/ RETAK – Bangunan SD 3 Kapal mengalami keretakan pada bagian tangga. Padahal, bangunan itu baru dibangun tahun 2018 lalu.
balitribune.co.id | Mangupura - Kualitas bangunan Sekolah Dasar (SD) 3 Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung dipertanyakan. Pasalnya, baru setahun pada bagian tangga atau undagan teras, salah satu bangunannya sudah keropos. Keretakan yang cukup parah ini diduga akibat pondasi jebol sehingga membuat posisi undagan sampai miring.
 
Anggota DPRD Badung asal Kapal, Made Suardana yang mendapat laporan kerusakan gedung tersebut, Rabu (18/12) langsung meninjau lokasi. Politisi asal PDIP ini turun tidak sendiri, melainkan didampingi oleh tim teknis dari OPD terkait, seperti dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, konsultan perencana dan konsultan  pengawas.
 
Melihat kerusakan pada bagian bangunan tersebut, Suardana pun langsung mencak-mencak. Ia mengaku prihatin bangunan baru setahun sudah mengalami kerusakan.
“Iya, karena ada laporan masyarakat, makanya kami turun. Dan memang benar kondisinya retak,” ungkap Suardana yang dikonfirmasi, Rabu (18/12/2019).
 
Keretakan paling parah, sebut dia, paling kentara terjadi pada bagian undagan. Undagan pada salah satu ruang kelas belajar (RKB) bahkan sampai miring karena jebol.
 
“Kami harap keretakan tangga segera diperbaiki, supaya tidak semakin parah,” katanya.
 
Sebagai wakil rakyat, Suardana mengaku kecewa lantaran bangunan sekolah itu tergolong baru, namun sudah mengalami kerusakan.”Itu kan bangunan baru. Jadi, masih dalam masa pemeliharaan rekanan. Untuk itu kami harap segera diperbaiki,” pintanya.
 
Untuk menindaklanjut kerusakan bangunan ini, Komisi IV berencana memanggil instansi terkait untuk dimintai klarifikasinya. Pemanggilan menurut rencana akan dilakukan pada tanggal 26 Desember 2019.
 
“Nanti kami akan panggil, untuk minta penjelasan terkait keretakan RKB SD 3 Kapal itu,” imbuh Suardana.
 
Secara terpisah Putu Roby Widya Harsana selaku Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung tak menampik ada keretakan pada bangunan SD 3 Kapal. Menurut dia, bangunan yang retak itu merupakan ruang kelas baru (RKB) yang dibangun tahun 2018.
 
Namun, sayangnya pihaknya tidak bisa menjelaskan penyebab kerusakan lantaran dalam proses pembangunan pihaknya memang tidak terlibat. “Kegiatan pembangunan dikerjakan oleh Dinas PUPR,” tegasnya. 
 
Sementara Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Badung IGA Arinda Trisnawati mengaku sudah melakukan  pengecekan kondisi retakan pada undagan teras bersama rekanan, konsultan pemgawas, pihak sekolah dan komite.
 
"Iya, tadi (kemarin) sudah dicek (retak pada undakan teras) dan atas persetujuan pihak sekolah akan dilakukan perbaikan oleh pihak rekanan pada hari Sabtu, sehingga tidak mengganggu aktifitas belajar siswa," katanya.
 
Ia memastikan bahwa bangunan RKB itu masih dalam masa pemeliharaan rekanan. Jadi, kerusakan akan diperbaiki sepenuhnya oleh pihak rekanan. 
wartawan
I Made Darna
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.