Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bocah Bohong Ngaku Diculik, Kelian Banjar Minta Maaf

Bali Tribune/MINTA MAAF - Kelian Dinas Banjar Banda, I Kadek Merta Anggara mengklarifikasi informasinya sekaligus meminta maaf.
Balitribune.co.id |Gianyar - Sejak awal, kejanggalan yang diterima aparat Polsek Blahbatuh, tentang pengakuan seorang bocah I Gede DMP (9) asal Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh, menjadi korban penculikan, akhirnya terkuak. 
 
Dari rekonstruksi di TKP bersama korban, petugas akhirnya mendapatkan seorang saksi yang memastikan bocah itu tidak diculik, melainkan sedikit terserempet pemotor. Diduga, takut dimarahi orang tuanya, si bocah membuat skenario penculikan, hingga kelian banjar setempat pun ikut terjebak menyebarkan berita Hoak di medsos.
 
Di hadapan media, Senin (16/9), Kelian Banjar Banda, I Kadek Merta Anggara,  menyampaikan permintaan maafnya. Pasalnya, ia  ikut terlibat dalam menyebarkan informasi bohong tentang penculikan anak itu. Ia sadar bahwa berita yang disebarkan melalui medsos itu telah mengakibatkan keresahan di masyarakat.  
 
Kelian Merta sempat  menulis pesan yang menyatakan, benar ada upaya penculikan anak di banjarnya. Saya sangat merasa bersalah, saya  minta maaf pada masyarakat atas informasi ini. Tanpa pendalaman saya langsung percaya dengan  informasi yang hanya sepihak dari si anak ini,sesalnya.
 
Karena itu, Kelian Merta memohon agara  screenshot pesan WA-nya yang menyebar di facebook, dan media sosial lainnya, agar di hapus dan dilupakan. 
 
Sebab berdasarkan penyelidikan aparat kepolisian, kasus ini tidak benar adanya. Meski demikian, pihaknya berharap masyarakat tidak menyalahkan atau menghakimi I Gede DMP. Masyarakat pun  diminta agara  tidak cemas.
 
Sementara itu, kebohongan si bocah ini terungkap dari kasus kecelakaan  yang menimpanya dekat Balai banjar setempat. Dimana, si bocah sempat terserempet pemotor hingga terjatuh. 
 
Dari keterangan warga, Ketut Krepun yang melihat kejadian itu,  usai insiden kecelakaan tersebut tidak ada hal mencurigakan. 
 
Bahkan,katanya, orang yang dituding sebagai pelaku penculikan anak ini, usai kecelakaan tersebut tidak kabur. Orang justru meminta maaf atas warga yang diajak tabrakan. 
 
Orang yang menyerempet  Gede itu bukan pelaku penculikan. Usai kecelakaan ia tidak langsung kabur dan malam sempat lama di sana, meminta maaf sama yang ditabrak, terangnya.
 
Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh, IPTU Ketut Merta mengungkapan, ada berbagai hal yang mengindikasikan penculikan anak hanya cerita bohong. Mulai dari kondisi fisik GDMP yang sama sekali tidak ditemukan tanda-tanda usai kecelakaan. Keterangannya juga terus berubah-ubah, dan keterangan saksi di TKP tidak ada yang menguatkan cerita GDMP.  
 
Mungkin takut dengan orangtuanya, memicu anak membuat cerita seperti itu. Dari pemeriksaan kami, tidak ada yang mengarah ke penculikan, terangnya.
 
Sebelumnya seorang anak di Desa Saba, Blahbatuh mengku menjadi korban penculikan oleh dua orang tak dikenal. Namun dalam perjalanan, pelaku terlibat laka dan korban yang sudah dibius itu, akhirnya ditinggalkan di pinggir jalan.
 
 Atas pengakuan anak ini, polisi pun bersikap hati-hati, mengingat, sebelumnya juga pernah seorang ibu di Batubulan, berbohong jika anaknya diculik dan berhasil direbutnya.(u) 
wartawan
Redaksi
Category

Hingga Agustus 2026, Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang 

balitribune.co.id | Mangupura - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat pelayanan kepada 15,5 juta penumpang pada periode bulan Januari hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 10 juta penumpang rute internasional dan 5,5 juta penumpang domestik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Truk Kontainer Terjun ke Dasar Sungai Yeh Bakung

balitribune.co.id | Tabanan - Sebuah truk kontainer berpelat L 9233 UX terjun ke dasar sungai usai banting setir demi menghindari mobil boks di Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Insiden lalu lintas yang terjadi pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.30 Wita tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan menyebabkan pengemudinya luka-luka.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Toko di Tabanan Terciduk Jual Rokok Tanpa Cukai

balitribune.co.id | Tabanan - Sebanyak tiga dari delapan toko kelontong di Kabupaten Tabanan kedapatan menjual rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai resmi. Temuan rokok bodong tersebut terungkap saat tim gabungan dari Kantor Bea Cukai dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan menyisir kawasan pemukiman di Desa Bongan dan Desa Kediri, Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemulangan Jenazah PMI dari Taiwan Tunggu Proses Investigasi

balitribune.co.id | Negara - Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) I Made Pariana (49) yang meninggal dunia di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026) lalu. Proses pemulangan jenazah masih menunggu penyelesaian proses investigasi oleh pihak berwenang setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Estuary Dam Suwung Surut, PDAM Tirta Mangutama Terancam Krisis Air Baku

balitribune.co.id | Mangupura - Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk produksi air bersih di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut terlihat dari menyusutnya muka air di Estuary Dam Suwung yang menjadi salah satu sumber bahan baku utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.