Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bule Australia Aniaya supir Go Car Gede Darma

Bali Tribune/Gede Darma Jaya driver Go Car dianiaya bule
balitribune.co.id | Kuta - Lagi - lagi warga negara asing membuat aksi tindak pidana di Bali. Kali ini, seorang  diduga asal Australia yang identitasnya belum diketahui menganiaya seorang sopir Go Car bernama Gede Darma Jaya (38) di Jalan Sarinandi, Siminyak, Kuta, Badung Selasa (14/1) pukul 14.00 Wita. Akibat  itu, korban mengalami luka robek di bagian bibir sebelah kanan atas dan memar di sekujur tubuh. 
Kepada wartawan via telepon, korban asal Buleleng yang berdomisi di Jalan Bung Tomo Denpasar ini menceritakan bahwa, ia mengemudikan mobil bernomor polisi DK 1338 VC dari Jalan Sari Dewi menuju orderan di kawasan Sarinandi, Seminyak. Sesampai di pertigaan belok ke Sarinandi, Seminyak dengan kecepatan rendah, namun tiba-tiba Bule ini muncul dari gang kecil berkecepatan tinggi. "Baru nongolin kepala mobil, bule itu keluar memgendarai sepeda motor DK 5645FL FBC dari arah gang villa Lina membonceng pacarnya dan menyeruduk bagian depan mobil," ungkapnya. 
Lantaran berkendara dengan kecepatan tingga, bule itu langsung menyerempet bagian depan mobil korban. Melihat kondisi itu korban menancap rem dan hendak bertanya kondisi mereka menggunakan bahasa Inggris. "Saya sempat turun mau menolong dan meminta maaf. Kita orang Bali seperti itu kita tetap minta maaf, walaupun mereka tidak terjatuh dari motor," katanya. 
Ia sempat mengatakan kepada bule itu agar tidak lagi ugal-ugalan di jalanan. Bukannya berterima kasih, malah korban didorong lalu dianiaya secara membabi buta. "Dia langsung mukul dan menendang saya. Bibir saya pecah. Usai mukul dia marah lagi namun dilerai oleh warga dan pengguna jalan. Karena darah terus mengalir saya langsung ke kantor polisi untuk melapor. Saya visum di RS Bali Mandara," jelasnya. Korban memduga pelaku adalah WNA Australia di nilai dari cara berbahasa dan arogan. 
Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polsek Kuta dengan nomor laporan; STPL/12/1/2020/BALI/RESTA DPS/ SEK KUTA. Ia berharap polisi segera menangkap pelakunya. "Luka saya ini luka serius, bibir atas lubang dari kulit menembus bibir bagian dalam. Diduga dipukul menggunakan cicin yang ada besinya," tuturnya. Kanit Reskrim Polsek Kuta IPTU Putu Ika yang dikonfirmasi wartawan belum ada jawaban. 
wartawan
Bernard MB
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.