Diposting : 5 October 2017 21:55
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
ikon
Keterangan Gambar: 
Tugu Singa Ambara Raja sebagai ikon Kota Singaraja di Kabupaten Buleleng.

BALI TRIBUNE - Sejak pusat Pemerintahan Provinsi Bali dipindahkan ke Bali Selatan sekitar tahun 1950, kejayaan Pelabuhan Buleleng berangsur menghilang. Pelabuhan yang dulu sempat menjadi bongkar muat barang dan persinggahan kapal pesiar asing yang membawa wisatawan asing itu, kini tinggal sejarah.

Pemerintah setempat melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng berupaya untuk mengembalikan kejayaan di masa lalu tersebut dengan menyuguhkan berbagai atraksi wisata guna menarik kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Nyoman Sutrisna mengatakan, ada beberapa obyek wisata budaya dan sejarah yang dapat dikunjungi wisatawan saat berada di Kabupaten Buleleng. Diantaranya adalah Klenteng Ling Gwan Kiong, Monumen Yudha Mandala Tama, eks Pelabuhan Buleleng, Puri Agung Buleleng dan lainnya.

Dia menjelaskan The Royal Palace Singaraja atau Puri Agung yang dibangun pada tahun 1604 tersebut merupakan bagian penting dari warisan budaya Bali Utara. "Selanjutnya Gedong Kirtya adalah perpustakaan yang didirikan pada tahun 1928 oleh bangsa Belanda di Singaraja yang waktu itu berfungsi sebagai Ibu Kota Sunda Kecil," jelas Sutrisna di Denpasar beberapa hari lalu.

Selain menyimpan warisan budaya, Buleleng juga menghadirkan aktivitas wisata modern dan kuliner, serta wisata alam. Aktivitas wisata modern yang ada di Buleleng salah satunya Krisna Funtastic Land yang berada di dekat Pantai Lovina. "Aktivitas water sport juga sudah ada di Buleleng mulai dari flying fish, fly boards, parasailing, donut boats, banana boats, canoe dan berbagai jenis permainan menarik lainnya," sebutnya.

Lanjut Sutrisna mengatakan, di Buleleng bagian barat, wisatawan dapat melakukan kegiatan snorkeling dan menyaksikan keajaiban dunia bawah laut Menjangan. Serta menyelam bersama jutaan ikan dan indahnya terumbu karang. "Dahulu banyak ada kawanan rusa liar yang berenang ke Menjangan. Pulau Menjangan adalah definisi sempurna dari keindahan panorama bawah laut dengan hamparan pasir putih yang masih alami dan keanekaragaman hayati laut yang sangat berlimpah," terang Sutrisna.

Selain itu juga ditambahkannya, terdapat twin lakes di Kabupaten Buleleng yaitu Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Kedua danau yang berlokasi di Kecamatan Sukasada ini kerap dijadikan tempat untuk melakukan kegiatan wisata. Bahkan kata dia, Buleleng akhir-akhir ini menjadi salah satu destinasi wisata selfie karena menyediakan spot-spot unik seperti sarang burung raksasa yang terletak di Wanagiri.

"Kami juga memiliki sejumlah air terjun diantaranya Air Terjun Kroya, Air Terjun Kembar, Air Terjun Cemara, Air Terjun Pucuk, Aling-aling, Dedari, dan Canging serta Air Terjun Melanting. 7 air terjun ini merupakan daya tarik utama wisatawan.  Selain itu juga ada daya tarik lainnya yaitu panorama Desa Munduk, perkebunan kopi dan cengkeh. Serta telah tersedia berbagai jenis akomodasi baik itu resort dan penginapan warga," paparnya.