Diposting : 21 May 2016 11:34
I Made Darna - Bali Tribune
perbekel
LANTIK PERBEKEL - Bupati Giri Prasta saat melantik perbekel terpilih hasil Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Jumat (20/5)

Mangupura,Bali. Tribune

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Jumat (20/5) secara resmi melantik dan mengambil sumpah sembilan perbekel terpilih hasil pemilihan perbekel (Pilkel) serentak 29 April 2016.

Kesembilan perbekel yang dilantik diantaranya; Perbekel Desa Petang I Wayan Suryantara, Perbekel Desa Bongkasa Pertiwi I Made Suarjana, Perbekel Desa Bongkasa I Ketut Luki, Perbekel Desa Abiansemal IB Bisma Wiratma, Perbekel Desa Tumbak Bayuh I Nyoman Sarjana, Perbekel Desa Canggu I Nengah Lana, Perbekel Desa Ungasan I Made Kari, Perbekel Desa Dalung I Gede Putu Arif Wiratya dan Perbekel Desa Mengwitani I Putu Sumardita.

Pelantikan yang dilaksanakan di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung ini, dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Badung, Pimpinan SKPD, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Badung, Ketua Gatriwara serta Ketua DWP Badung.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta menekankan bahwa Pemkab. Badung memiliki komitmen untuk menjadikan desa sebagai pusat petumbuhan ekonomi di kabupaten badung. Untuk itu Perbekel mampunyai tugas yang amat sangat penting dan strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Perbekel memiliki tugas dan fungsi utama yakni melaksanakan fungsi pelayanan kepada masyakat, pemberdayaan potensi desa, termasuk melakukan inovasi melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), serta melaksanakan fungsi pembangunan. “Dalam upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan di desa, perbekel dituntut dapat melakukan koordinasi, fasilitasi dengan pemerintah atasan mulai Camat hingga Bupati,” sebutnya.

Giri Prasta juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh, masyarakat yang telah melaksanakan proses Pilkel dengan baik dan lancar. Khusus kepada Perbekel yang baru dilantik, Bupati menekankan bahwa langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyusun RPJMDes 2016-2021 selama tiga bulan kedepan, sebagaimana yang dilakukan pemerintah daerah sehingga menjadi keselarasan pembangunan desa dengan pemerintah.

Untuk itu Perbekel diminta untuk selalu meningkatkan sinergitas dengan bendesa, prajuru maupun tokoh dan masyarakat di desa. Giri Prasta menambahkan, pola pembangunan di Badung menggunakan konsep Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPSNB) dengan pola pikir hulu, tengah dan hilir.

“Kami juga akan melaksanakan pembangunan di Badung dengan mengadopsi sembilan nawa cita Bapak Jokowi, membangun Indonesia dari pinggiran dan membangun Badung dari desa,” ujarnya seraya menambahkan lima tahun kedepan ini Bupati menginginkan Badung mampu mandiri dan berdikari.

Bupati Giri Prasta memandang pelantikan Perbekel sebagai momentum yang tepat untuk membangun kesadaran bersama terhadap strategi dan arah kebijakan pembangunan lima tahun kedepan di Kabupaten Badung

 Relalui RPJMD semesta berencana ini terdapat 17 program unggulan dan lima bidang prioritas pembangunan nasional semesta berencana yakni pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, adat, agama dan kebudayaan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan serta periwisata.