Diposting : 29 January 2018 15:26
I Made Darna - Bali Tribune
agama
Keterangan Gambar: 
Bupati Giri Prasta disaat menghadiri Karya Ngenteg Linggih, Wraspati Kalpa, Mapedudusan Alit di Pura Paibon, Rabu (24/1).

BALI TRIBUNE - Keluarga besar Arya Sentong Br. Sekar Mukti, Desa Pangsan, Petang melaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Wraspati Kalpa, Mapedudusan Alit di Pura Paibon. Pada pelaksanaan upacara melaspas, Rabu (24/1) dipuput Ida Pedanda Gede Ngurah Keniten dari Griya Kediri Sangeh dan dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi anggota DPRD Badung IB. Made Sunarta, Tripika Kecamatan Petang, mantan anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Laka dan tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut Bupati I Nyoman Giri Prasta mendem pedagingan di Pelinggih Padmasana. Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah, Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan upakara sebesar Rp100 juta dan secara pribadi medana punia sebesar Rp 50 juta.

Bupati Giri Prasta menyatakan bahwa dirinya paham betul bahwa masyarakat Hindu banyak menghabiskan waktu di adat dan banyak dana habis untuk kepentingan yadnya. Maka dari itu selaku Bupati amat sangat peduli dan memproteksi tentang adat, agama, seni dan budaya yang telah masuk dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB)," tegasnya.

Menurutnya implementasi PPNSB di Badung sudah berjalan dengan baik, salah satunya di bidang seni, adat,  agama dan budaya. "Kahadiran kami 0emerintah di tengah-tengah masyarakat untuk meringankan beban dari masyarakat Badung, " katanya.

Sementara itu Manggala Karya, I Ketut Suaja menyampaikan dudonan karya ngenteg linggih Wraspati Kalpa Mapedudusan Alit ini yaitu: tanggal 24 Januari 2018 ini upacara melaspas lan mendem pedagingan, pecaruan dan pewintenan, tanggal 27 Januari 2018 mendak siwi di marga tiga, mendak ke pura Kahyangan Tiga dan melasti, tanggal 31 Januari 2018 merupakan puncak karya ngenteg linggih, tanggal 2 Pebruari 2018 nyegara gunung, nyenuk dan metelu bulanan serta tanggal 3 pebruari 2018 ngeremek dan penyineban.