Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cegah Paham Radikal Terorisme Perlu Berdayakan Local Genius

Suasana pembukaan Dialog Pelibatan Masyarakat dalam Mencegah Paham Radikal Terorisme, di Denpasar, Kamis (28/4).

Denpasar, Bali Tribune

Kemajemukan yang terjadi di Indonesia tidak terlepas dari kemajuan di berbagai bidang ilmu yang menyentuh berbagai sendi kehidupan masyarakat, dan telah membawa akibat perjumpaan semakin intensif antar kelompok manusia. Salah satunya, pergesekan yang seringkali terjadi di antara agama-agama yang berbeda. Apabila hal itu tidak segera diatasi maka berakibat terpecah belahnya kemajemukan.

Sementara itu, meningkatnya radikalisme dalam agama di Indonesia menjadi fenomena sekaligus bukti nyata yang tidak bisa begitu saja diabaikan ataupun dihilangkan. Radikalisme keagamaan yang semakin meningkat di Indonesia ini ditandai berbagai aksi kekerasan dan teror.

Menyikapi itu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) serta Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Bali serta Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melaksanakan ‘Dialog Pelibatan Masyarakat Dalam Mencegah Paham Radikal Terorisme Melalui Perspektif Sosial Budaya di Provinsi Bali’, Kamis (28/4) di Hotel Nikki Denpasar.

Acara tersebut dihadiri Kepala Biro Umum BNPT RI Drs Anwar Sanusi, MT MM, Kepala Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar dr. I Made Sudhana Satrigraha, MSi, unsur TNI, Polri, serta unsur Bendesa, Forum Pecalang, guru, serta para peserta lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana, I Wayan Gede Suyatartha SE MBA, mengatakan kegiatan yang dihadiri lebih dari 230 peserta ini bertujuan menyatukan visi dan presepsi BNPT/FKPT dengan seluruh pemangku kepentingan/stakeholders dalam pencegahan paham radikal terorisme, khususnya di Bali dengan memberdayakan local genius, seperti gotong royong, kegiatan kekerabatan, dan lainnya.

Sementara itu, Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya yang dibacakan Kepala BPBD Kota Denpasar dr. I Made Sudhana Satrigraha mengatakan berbagai upaya sudah dan terus dilakukan oleh aparat keamanan terkait, ternyata belum benar-benar mampu mencegah terulangnya aksi terorisme.

Oleh karena itu Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dan Bali pada umumnya, mulai membentuk satgas-satgas khusus anti teror untuk melakukan pencegahan sejak dini maupun mengatasi aksi terorisme dalam berbagai bentuk dan skala aksi mereka. “Menghadapi aksi terorisme dengan kekerasan dan ketegasan hukum pun tidak serta merta menghentikan tumbuhnya bibit-bibit baru kelompok terorisme, diperlukan sinergitas antara Pemerintah, Aparat, Swasta serta Masyarakat dalam menghadapi aksi terorisme tersebut,” ujarnya, sembari menyebutkan masyarakat diharapkan peduli serta mengawasi penduduk di lingkungan sekitar.

I Wayan Nadayana SSn MFil selaku Dalang Wayang ‘Ceng Blong’ yang tampil sebagai pembicara, sependapat jika memberdayakan local genius seperti seni pewayangan di Bali bisa digunakan sebagai sarana untuk pencegahan paham terorisme itu.

Selanjutnya mantan pelaku teror, Abdurrahman Ayyub mengatakan poin-poin yang perlu digali dan digiatkan untuk menangkal doktrin teroris yang identik dengan kekerasan dan pengaliran darah, serta intoleransi, tentunya dengan menggiatkan adat istiadat dan kebudayaan, seperti gotong royong, rapat warga, organisasi sosial lingkungan, budaya saling kunjung dan sistim kekerabatan.

Kesempatan tersebut, Kepala Biro Umum BNPT RI Drs Anwar Sanusi menjelaskan tugas pokok BNPT diatur dalam Perpres No 46 tahun 2010, yang memaparkan secara gamblang tentang kebijakan dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme di Indonesia.

wartawan
soegiarto
Category

Seniman Fokus Berkarya, Bupati Badung Pastikan Hak Diterima Utuh Tanpa Potongan

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah tingginya ekspektasi terhadap kualitas seni daerah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah tegas untuk menjamin transparansi distribusi dukungan bagi para seniman. Langkah ini diambil guna menghapus kekhawatiran adanya intervensi, potongan dana, hingga praktik tidak sehat yang kerap membayangi ruang kreatif pelaku seni di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

TPA Mandung Hanya akan Terima Sampah Residu, TPS3R Sadu Kencana Sudah Curi Start

balitribune.co.id I Tabanan – TPS3R Sadu Kencana di Desa Dauh Peken menyatakan kesiapannya mendukung kebijakan baru Pemkab Tabanan yang hanya akan menerima sampah residu di TPA Mandung mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Pengelola menyebut langkah itu sejalan dengan program edukasi pemilahan sampah dari rumah yang telah mereka rintis sejak 2023 lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Serahkan Dana Dukungan Seniman, Bupati Pastikan Hak Diterima Utuh

balitribune.co.id I Mangupura - Di tengah tingginya ekspektasi terhadap kualitas seni daerah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah tegas untuk menjamin transparansi distribusi dukungan bagi para seniman. Langkah ini diambil guna menghapus kekhawatiran adanya intervensi, potongan dana, hingga praktik tidak sehat yang kerap membayangi ruang kreatif pelaku seni di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Rencanakan Pengadaan 3 Mesin RDF Jelang Penutupan TPA Suwung

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung berencana mengadakan tiga unit mesin pengolah sampah residu menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) menjelang penutupan total TPA Suwung pada 1 Agustus 2026.

Rencana tersebut terungkap dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPRD Badung bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

13 Fitur Berbasis AI di GrabX sebagai Panduan di Asia Tenggara

balitribune.co.id I Denpasar - Grab mengumumkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence-AI) di GrabX 2026, yaitu ajang tahunan Grab yang menampilkan berbagai inovasi produk terbaru. Melalui ini, semakin mengembangkan aplikasinya sebagai superapp dan panduan cerdas dalam kehidupan sehari-hari (intelligent everyday guide) bagi jutaan pengguna di Asia Tenggara. 

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster: Organisasi Adat Harus Jadi Kekuatan Pemersatu Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan pentingnya peran organisasi adat sebagai kekuatan pemersatu sekaligus penguat tanggung jawab sosial masyarakat Bali dalam Lokasabha VI Pratisentana Bendesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung yang digelar di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (12/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.