Diposting : 11 May 2016 14:45
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Drone, teknologi asal Tiongkok saat diperkenalkan di Celluler World.

Denpasar, Bali Tribune

Berbagai perangkat canggih diperkenalkan di Celular World (CW), termasuk  drone (pesawat tak berawak) asal Tiongkok dengan merek Ceewa, GhostDrone dan DJI Phantom 4. Tiga varian drone ini diprediksi akan menjadi pelengkap gaya hidup masyarakat.

Menurut Marketing Manager Cellular World Gats,  AA Gede Wirakusuma, teknologi fotografi kian berkembang pesat sehingga semakin banyak kemudahan dalam mengabadikan momen-momen penting di manapun dengan memanfaatkan kecanggihan alat drone yang kini tersedia di toko smartphone terdepan di Bali, yakni di Cellular Word.

Ia mengatakan, produk drone asal Tiongkok, yakni tipe Ghost Drone, Ceewa Drone dan Phantom 4 kini menjadi andalannya. "Ketiga alat canggih yang dipersenjatai teknologi digital yang disambungkan dengan smartphone itu bisa menjadi teman setia di segala medan apapun, cukup dengan meletakkan sensor seperti pada jam tangan," ungkapnya, pekan lalu.

Dalam rangka lebih mengenalkan bagaimana kehebatan si pintar itu, Cellular Word, menggelar media gathering dengan kalangam media dan komunitas fotografer dan Bali Drone Community (BDC). "Ini bagian upaya kami ingin memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan," imbuhnya.

Cellular World menjadi satu-satunya agen drone produk Tiongkok di Bali  dan agen kedua di Indonesia setelah Jakarta. Dengan fasilitas dan kecanggihan yang dimiliki, konsumen bisa memiliki drone yang dibandrol Rp15 jutaan ini.

Saat presentasi dan demo drone, salah satu perwakilan Ceewa yang membawahi Indonesia, menyatakan, teknologi itu sudah dikembangkan 10 tahun silam. Hanya saja, saat itu, regulasi ketat sehingga teknologi itu belum bisa berkembang lebih jauh termasuk belum bisa dipasarkan ke luar.

Awalnya, mahasiswa di Tiongkok diminta menanggapi era digital saat ini terutama dalam dunia fotografi digital. "Bagaimana kamera digital itu bisa menangkap objek jarak pandang yang sangat luas sehingga lahirlah teknologi drone," jelasnya.

Saat ini drone mampu melaju dengan kecepatan 72 kilometer per jam dan menangkap objek gambar atau peristiwa dengan kecepatan tinggi dengan suhu udara ekstrem sekalipun. Tak heran jika drone itu sangat tepat dipakai untuk berbagai kegiatan seperti berwisata hingga olahraga.

Salah satu tipe yang digandrungi adalah selfie yang bisa menangkap jarak sangat dekat dan cepat di tempat paling ekstrem sekalipun saat di udara, laut, tebing dan lainnya. "Alat ini bisa bertahan sampai dalam suhu di bawah 25 celcius atau ekstrem dan bisa bertahan sampai 22 menit," katanya.

Teknologi ini dirancang dengan sistem yang memanfaatkan aplikasi terhubung dengan remote control maupun bluetooth handphone, dengan bentuk ringan, mudah dilipat sehingga dinamis untuk disimpan.

"Pesawat tak berawak ini cukup cerdas, sehingga tidak ada keterampilan piloting yang diperlukan, dan untuk harganya masih pada titik yang terjangkau," tandasnya.