Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dermaga I Dalam Perbaikan, Kendaraan Penyeberang Mengular Keluar Pelabuhan

Bali Tribune/PENYEBERANG - Antrean panjang kendaraan penyebrang di Pelabuhan Penyebrangan Padang Bai, Karangasem mengular hingga ke luar areal pelabuhan sejauh hampir dua kilometer.

balitribune.co.id | Amlapura - Antrean panjang kendaraan penyebrang di Pelabuhan Penyebrangan Padang Bai, Karangasem, hingga Selasa (10/12) kemarin terus mengular hingga ke luar areal pelabuhan sejauh hampir dua kilometer. Antrean panjang kendaraan ini terjado menyusul masih dilakukannya perbaikan Dermaga I pelabuhan yang rusak keropos pada bagian landasan Mobile Bridge, dimana perbaikan dilakukan sejak tiga hari lalu.

Berdasarkan pantauan koran ini di Padang Bai, Selasa kemarin, ratusan kendaraan yang didominasi oleh truk barang, harus rela antre ditengah tetrik matahari yang menyengat di sepanjang jalur menuju pelabuhan. Puluhan sopir yang tidak kuat memilih keluar truk dan mencari pohon rindang untuk berteduh.

"Panasnya minta ampun pak! Gak kuat kalau lama-lama diatas truk.. parah kayaknya antreannya ini pak. Semalam saya gak tidur karena harus antre!” keluh Sumarno, sopir truk asal Kediri, Jawa Timur. Dia dan sopir truk lainnya mengaku sudah antre sejak tengah malam dan siang kemarin dia baru sampai di depan Polsek Padang Bai.

“Mbuh mas! Kayaknya malam nanti saya baru bisa nyebrang, nambah biaya lagi ini, uang makan sudah hampir habis!” kesahnya.

Dari pantauan koran ini, antrean kendaraan peyebrang terlihat padat diareal parkir dalam pelabuhan, semetara sejumlah teknisi masih terus mengebut pengerjaan pengelasan pemasangan lembaran plat baja tebal pengganti plat landasan dermaga Mobile Bridge yang sudah keropos. “Pengerjaan sampai hari ini (Selasa kemarin,red) masih berlangsung namun sesuai rencana kita targetkan hari ini pengerjaan perbaikan rampung,” ungkap Rizal Arif Rahman, supervisi PT ASDP Padang Bai kepada koran ini kemarin.

Diakuinya memang terjadi antrean panjang kendaraan penyebrang, karena memang untuk bongkar muat kapal hanya dilayani di Dermaga II, namun demikian pengaturan jadwal keberangkatan kapal telah dilakukan oleh BPTD untuk mengurangi kepadatan antrean kandaraan penyebrang. 

wartawan
Andy husein
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.