Bali Tribune, Jumat 15 Desember 2017
Diposting : 2 August 2016 11:10
habit - Bali Tribune
penyanyi
Keterangan Gambar: 
Michael Jackson

MESKI telah meninggal dunia pada tahun 2009 lalu, rasanya siapapun akan tetap mengakui sosok Michael Jackson sebagai legenda musik pop terbesar di dunia musik. Selain sederet pencapaian besar yang diraih Michael Jackson, kehidupan pribadi sang legenda selalu menarik untuk dibahas. Setelah sebelumnya dituduh atas kematian The King of Pop, Dr. Conrad Murray yang selesai menjalani masa hukuman pun mengangkat kisah Michael Jackson ke dalam bukunya. Buku berjudul THIS IS IT!, Murray mengulas seputar kehidupan Michael Jackson yang ia dengar secara langsung.

Seperti yang dilansir dari Daily Star, Murray menjelaskan kalau ia selalu menjadi tempat curhat atas setiap keluhan Michael Jackson. “Aku minta maaf pada Michael Jackson,” jadi kalimat pembuka Murray saat di-interview di Inggris untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun berada di penjara.

“Tidak seperti kita, Michael tidak bisa menyusuri jalanan. Dia harus bersembunyi, dia tidak punya kebebasan. Michael merasa luar biasa sedih, Dia adalah orang yang hidup menyendiri. Michael Jackson membawa setumpuk sampah. Bukan harta karun, sampah. Saat kami berdua, dia mengakui banyak hal padaku,” ujar Murray.

 “Aku adalah sumber yang ia gunakan untuk melepas semua rasa sakitnya. Dia selalu berpikir tidak karuan tentang hidup. Baik masa lalu maupun sekarang. Dia akan menceritakan semua hal padaku. Dia akan menangis, dia membawa beban yang dipikulnya selama bertahun-tahun,” sambungnya. Begitu juga dengan penampilan Michael Jackson di O2 Arena yang sukses dan sold out, Murray menjelaskan kalau itu bukan keinginan Michael. Dia membenci acara itu, bahkan dia tidak mau datang ke London. Dia dipaksa AEG (promotor konser) yang memilih venue tersebut karena mereka memilikinya. Yang diinginkan Michael Jackson hanyalah sendiri.

Lebih jauh, Murray juga mengungkap kalau Michael Jackson bersikeras untuk tidak pernah tampil lagi dan mencoba apapun untuk keluar dari kontraknya. “Dia tidak siap secara mental maupun fisik untuk setiap penampilannya. Dia bertekad untuk mencari cara keluar dari kontrak. Apa dia ingin mati? Aku tidak bisa memberi tahu kalian, tapi aku bisa katakan kalau Michael Jackson adalah seorang pria yang rapuh, ada dalam krisis finansial dan tidak punya tenaga untuk tampil. Dia menyadari itu,” tandas sang dokter.