Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ekstasi Dua Butir Mengantar Gadis Cantik asal Buleleng ke Penjara

Bali Tribune/ Ketut Ayu Arsani (19) saat mendengarkan putusan Majelis Hakim.
balitribune.co.id | Denpasar - Entah apa yang merasuki pikiran Ketut Ayu Arsani (19) hingga berani menyalahgunakan Narkotika jenis ekstasi. Akibatnya, gadis belia asal Kelurahan Paket Agung, Buleleng ini terpaksa mendekam di penjara selama 4 tahun. 
 
Hukuman itu diberikan oleh majelis hakim diketuai I Made Pasek pada sidang yang berlangsung di ruang sidang Tirta, Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada Selasa (21/1). 
 
Dalam putusannya, majelis hakim menilai perempuan berparas ayu ini telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki Narkotika jenis ekstasi sebanyak 2 butir. Perbuatannya tersebut diatur dan diancam dalam Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkika. 
 
"Oleh karena itu menjatuhkan terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara," tegas Hakim Pasek. 
 
Tak cuma itu, gadis kelarihan 11 Juni 2000 juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp 800 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan. 
 
Menanggapi putusan ini, Arsani melalui penasehat hukumnya Aji Silaban dari PBH Peradi Denpasar langsung menyatakan menerima. Sedangkan Jaksa Nih Luh Wayan Adhi Antari mewakili  Hari Soetopo belum menentukan sikap apakah menerima atau banding atas putusan tersebut. "Pikir-pikir yanh mulia," kata Jaksa Adhi Antari. 
 
Dalam tuntutan JPU sebelumnya, Arsani dituntut pidana penjara selama 5 tahun, dan denda sebesar Rp 800 juta yang bisa diganti pidana penjara selama 6 bulan. 
 
Asal tahu saja,  Arsani ditangkap oleh petugas kepolisian pada 19 Agustus 2019 sekitar pukul 04.00 Wita bertempat di areal parkir Mc Donald Jalan Gatot Subroto Tengah No.238, Denpasar Selatan. 
 
Berawal dari keinginannya untuk mengkonsumsi ekstasi. Lalu dia kemudian menghubungi seseorang bernama Nofi (DPO) pada Senin, 19 Agustus 2019, sekitar pukul 02.00 Wita untuk membeli 2 butir ekstasy seharga Rp 1 juta.
 
Setelah bersepakat, dia bersama Nofi kemudian bertemu di pinggir Jalan Malboro depan Mc Donald sekitar pukul 02.30 Wita. Lalu setelah menerim 1 plastik klio berisi dua butir ekstasy, Ayu kemudian menghubungi temannya bernama Fani untuk nongkrong di Mc Donald Jalan Gatot Subroto. 
 
"Bahwa berawal dari informasi dari masyarakat, adanya seseorang yang menyalahgunkan Narkotika. Selanjutnya dilakukan pengintaian pada hari Senin 19 Agustus 2019 sekitar pukul 04.30 Wita di areal parkir restoran MC Donald Jalan Gatsu Tenganh," beber JPU. Arsani pun berhasil diciduk dengan barang bukti berupa 1 plastik klip berisi 2 butir  ekstasy warna hijau seberat 0,62 gram. 
wartawan
Valdi S Ginta
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.