Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

FPTI Berjuang Tambah Dua Nomor di PON

Bali Tribune/ Putu Yudi Atmika

Bali Tribune, Denpasar - Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) kini tengah berjuang agar cabor ini ditambah lagi sebanyak dua nomor dari yang sudah disepakati sebelumnya untuk dipertandingkan di Pra-PON maupun PON XX/2020 Papua. Langkah itu dilakukan menyusul adanya edaran sementara dari panitia pelaksana (Panpel) Pra-PON maupun PON.  Dalam edaran sementara dari panpel Pra-PON dan PON Papua menyebutkan jika panjat tebing diberikan kuota untuk 7 atlet putra dan 7 atlet putri. Sedangkan nomor yang dipertandingkan tak lain yakni untuk putra terdiri nomor perorangan speed record, speed classic, boulder dan lead, serta tim boulder, tim speed record dan tim lead. Sedangkan untuk putri nomor yang dipertandingkan tak lain perorangan speed record, speed classic, boulder dan lead, serta tim speed tim record dan tim lead. “Ya, edaran itu memang sempat kami terima namun sifatnya masih sementara dan belum final, sementara PB. FPTI sendiri kini masih memperjuangkan tambahan 2 nomor lagi yang dipertandingkan. Dua nomor itu di antara 3 nomor yang dipilih yakni untuk nomor campuran speed, lead atau boulder,” kata Ketua Umum Pengprov FPTI Bali, Putu Yudi Atmika, Senin (28/1). Perjuangan itu juga menyusul setelah sebelumnya dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) PB. TI dengan seluruh Pengprov FPTI di Indonesia, yang memutuskan jika atlet yang berlaga di Pra-PON maupun PON nanti terdiri 8 putra dan 8 putri. Di lain pihak, Penasihat Pengprov FPTI Bali, Suhardi Eka Prasetya menambahkan, disamping ada tambahan 2 nomor lagi yang dipertandingkan, juga ada tambahan kuota yang diputuskan di Rakornis PB. FPTI lalu. “Detilnya Rakornis memutuskan kuota atlet Pra-PON dan PON Papua untuk setiap provinsi total 16 putra dan putri, namun di edaran sementara panpel Pra-PON dan PON dikurangi menjadi total 14 atlet. Itu yang masih diperjuangkan saat ini dan hanya tinggal menunggu akhirnya bagaimana. Kalau di Pra-PON maupun PON XIX/2016 di Jawa Barat silam, kuota atlet setiap provinsi total 20 atlet terdiri 10 atlet putra dan 10 atlet putri,” pungkasnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.