Diposting : 4 April 2018 20:51
Redaksi - Bali Tribune
KNPI
Keterangan Gambar: 
Sosialisasi BKKBN di Denpasar.
BALI TRIBUNE - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Bali punya cara tersendiri untuk mensosialisasikan program-programnya. Apa itu ?
 
BKKBN Bali, Selasa (3/4) kemarin mengajak para remaja untuk mempersuasi masyarakat agar mengikuti program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) melalui kegiatan lomba pidato tentang kependudukan. 
Sebanyak 9 orang peserta dari seluruh Bali menunjukkan kemahiran mereka memaparkan permasalahan dan isu-isu berkaitan dengan Kependudukan.
 
Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, I Gede Ketut Suntajaya, S.H., mengatakan, tujuan diadakan lomba pidato Kependudukan ini guna meningkatkan kepedulian dan partisipasi generasi muda terhadap program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, serta meningkatkan motivasi dan partisipasi terhadap pembangunan kependudukan itu sendiri. Sehingga diharapkan akan melahirkan orator-orator muda yang mampu mengajak dan mempengaruhi, sehinga nantinya audiens yang mendengarkan apa yang mereka sampaikan dan pada akhirnya mereka akan mengikuti apa yang menjadi harapan kita semua. "Dalam penyampaian pidato kami harapkan semua peserta menampilkan semua kebolehan dan kecakapan yang dimiliki seperti intonasi suara, performen, penguasaan materi serta keterampilan lain sehingga orang yang mendengar termotifasi dan akhirnya mengikuti apa yang menjadi ajakan," ungkapnya.
 
Tim juri, yang diwakili oleh Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa, yang berasal dari unsur Pusat Penelitian Kependudukan dan Pengembangan SDM UNUD menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat strategis, di mana saat ini merupakan era bonus demografi, sehingga kita harus meningkatkan kreatifitas penduduk yang berusia produktif, terutama generasi muda. "Permasalahan remaja sangat kompleks, sehingga perlu dilaksanakan kegiatan-kegiatan yang menjaring generasi muda. Sehingga diharapkan mereka bisa merencanakan masa depannya demi Generasi Emas 2045,” ujarnya.
 
Ketua Panitia Lomba, Drs. I Made Sudiana memaparkan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan partisipasi generasi muda terhadap program KKBPK. Di samping juga untuk memotivasi dan paritisipasi remaja dalam pembangunan kependudukan. Jumlah peserta lomba terdiri atas 9 orang peserta dari dari kategori remaja (SMA/SMK), dan 2 orang dari kategori remaja dewasa (Perguruan Tinggi).  “Dewan pengujinya terdiri atas perwakilan generasi muda (KNPI) Provinsi Bali, Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Pusat Penelitian Kependudukan dan Pengembangan SDM UNUD, IPKB Daerah Bali, serta Perwakilan BKKBN Provinsi Bali,” terangnya.
 
Seluruh peserta nampak sangat antusias. Dengan didampingi oleh guru, satu per satu peserta berorasi mengenai kependudukan. Setelah menunggu proses lomba yang panjang, akhirnya diputuskanlah pemenang lomba. Kategori remaja umur 15-19 tahun, juara I Komang Doni Kurniawan (Jembrana), Juara II Ni Made Hari Sugiantini (Gianyar) dan Juara III Tyas Suryani Dewi (Denpasar). Sementara kategori dewasa, Juara I atas nama I Putu Wahyu Wirawan (Denpasar) dan Juara II Putu Adi Narendra (Badung).
 
Ditemui usai kegiatan, para pemenang menyampaikan rasa terima kasihnya atas dilaksanakannya lomba ini, karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi generasi muda untuk merencanakan masa depannya. Diharapkan kegiatan lomba ini akan terus dilaksanakan untuk ke depannya.