Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Grand Final Pemilihan Duta Hijau Provinsi Bali

Bali Tribune/ Sembilan finalis Pemilihan Duta Hijau Provinsi Bali Tahun 2019 siap bersaing pada malam grand final di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan,Selasa (20/8) hari ini. Tampak kesembilan finalis dimaksud.
balitribune.co.id | Tabanan - Meningkatnya aktivitas manusia yang diikuti dengan perkembangan teknologi khususnya di bidang pertanian, industri dan transportasi membawa berbagai dampak bagi manusia dan lingkungannya. Disamping memberi banyak kemudahan dan kemakmuran bagi manusia hal itu berdampak pada masalah kerusakan lingkungan.
 
Untuk menanggulangi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui DTW Jatiluwih sebagai leading sektor menggelar Pemilihan Duta Hijau Provinsi Bali 2019, Minggu (18/8) malam yang diselenggarakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan. Pemilihan itu digelar serangkaian Festival Jatiluwih 2019 yang digelar Juli-September 2019.
 
Hadir pada pemilihan itu,Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Ketut Purnaya, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, AA. Dalem Tresna Ngurah, Kadis LH Kabupaten Tabanan, I Made Subagya, Camat Tabanan serta undangan lainnya.
 
Ketua Panitia Pande Dwi Sinar Maheni menjelaskan, sebelum grand final yang berlangsung Selasa (20/8) hari ini, berlangsung sejumlah tahapan hingga didapat 9 orang finalis mewakili Kabupaten/Kota se-Bali. 
 
Tahapan dimaksud diantaranya, tahap seleksi yang digelar pada 31 Mei 2019 lalu dengan jumlah peserta mencapai 135 pasangan dari 9 Kabupaten/Kota se-Bali. Selanjutnya, kesembilan finalis Duta Hijau Provinsi Bali 2019 akan menjalani masa karantina guna mendapat pembekalan sebelum bersaing pada grand final. 
 
Bupati Tabanan yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila sangat mengapresiasi pelaksanaan pemilihan Duta Hijau ini. 
 
“Hal ini adalah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan peran generasi muda dalam melaksanakan pelestarian lingkungan. Duta hijau ini nantinya harus mampu memberikan ide-ide kreatif dalam upaya pelestarian lingkungan,” tegasnya.
 
Ditambahkan, salah satu jenis permasalahan lingkungan yang menjadi isu internasional adalah pemanasan globlal. 
 
“Dampak dari pemanasan globlal tersebut adalah meningkatnya temperatur bumi, naiknya permukaan air laut, kemarau yang berkepanjangan, berkurangnya ekosistem dan lain-lain. Untuk itu, maka diperlukan upaya pelestarian lingkungan,”ungkapnya.
 
Lanjut Sekda I Gede Susila, tugas tersebut sangatlah berat mengingat perkembangan jaman saat ini sangatlah cepat. Duta ini akan bertugas mengubah persefsi masyarakat, memberikan motivasi kepada masyarakat sehingga masyarakat makin peduli dan cinta lingkungan, serta selalu berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. 
 
“Dalam upaya membangkitkan kembali kearifan lokal yang telah kita miliki ini, maka diperlukan duta yang akan menjadi agen perubahan,” pungkasnya. (u)
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Korupsi Rp2,7 Miliar, Mantan Ketua LPD Kelungah Ditahan

balitribune.co.id | Amlapura -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem menetapkan mantan Ketua LPD Desa Adat Kelungah, IWD, sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan lembaga tersebut. Penetapan ini tertuang dalam Surat Penetapan Tersangka Nomor: B-2255/N.1.4/Fd.2/9/2026 tanggal 9 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dispar Denpasar Perkuat Wisata Berbasis Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Denpasar menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 secara daring, Kamis (10/9/2026). Forum lintas sektor ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, mengevaluasi kebijakan, serta menyempurnakan kualitas pelayanan publik di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Adat Sesetan Gelar Mapandes Massal

balitribune.co.id | Denpasar - Desa Adat Sesetan kembali menggelar Karya Atma Wedana dan Mapandes Kinambulan secara massal di Pemelisan Desa Adat Sesetan, Rabu (9/9/2026). Ratusan krama, baik dari dalam maupun luar wilayah Sesetan, tampak memadati areal bale peyadnyan untuk mengikuti rangkaian prosesi Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.