Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Guru Mesti Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0

Bali Tribune/ Dr Drs I Gede Wenten Aryasudha, M.Pd.
balitribune.co.id | Denpasar - Merayakan HUT PGRI ke 74 dan Hari Guru Nasional Provinsi Bali yang mengusung tema "Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan SDM Unggul" berangkat dari tema itulah seorang guru mesti bisa beradaptasi dan apresiasif terhadap perubahan, artinya siap untuk mengikuti perubahan di era revolusi industri 4.0., dalam mewujudkan SDM unggul. Kompetensi profesional juga harus ditingkatkan, artinya guru mesti memiliki kemampuan mengelola pembelajaran di kelas. Hal itu dijelaskan Ketua PGRI Provinsi Bali, Dr Drs I Gede Wenten Aryasudha, M.Pd di Denpasar, Minggu (24/11).
 
PGRI Bali menjabarkan tema itu dalam bentuk  kegiatan yang mengarah pada kegiatan profesionalisme guru seperti lomba karya tulis. Diselenggarakannya kegiatan ini tidak terlepas dari persoalan yang kerap dihadapi guru dalam peningkatan kariernya.
 
"Sesuai dengan peraturan pemerintah yang baru keluar guru mesti memiliki karya tulis. Jadi kalau dulu hanya ketika akan naik pangkat golongan tertentu saja tapi sekarang beda, setiap akan naik pangkat seorang guru mesti memiliki karya tulis," ujar Gede Wenten.
 
Karya tulis yang dihasilkan menurutnya berdasarkan "Best Practise" yaitu pengalaman yang berharga dari guru tersebut bagi pembelajaran, sehingga mampu ditularkan pada guru-guru yang lain.
 
Lantas yang menjadi perhatian khusus dari PGRI Bali bagi profesi guru ke depannya yaitu bagaimana seorang guru bisa meningkatkan profesionalismenya dalam menghadapi tantangan di era Revolusi Industri 4.0.
 
"Kita kerap melakukan pelatihan bagi para guru agar tidak gagap teknologi. Jadi masyarakat jangan menempelkan stigma jika guru sekarang gagap teknologi," sebutnya.
 
Kekurangan guru juga jadi persoalan klasik, minimnya tenaga guru jadi keprihatinan akibat kurangnya minat generasi muda memasuki profesi guru. Padahal menurut Gede Wenten terbuka luas peluang karier dari seorang guru jika bisa beradaptasi dengan teknologi kekinian, tidak lagi bersifat konvensional.
 
"Guru tidak bisa lagi seperti dagang obat yang hanya itu-itu saja dari tahun ke tahun, tapi guru harus selalu up to date terhadap informasi kekinian," katanya. Ia mengungkapkan, guru yang pola belajarnya masih "Old School" istilah sudah 90 persen telah tergantikan dengan guru-guru muda yang akrab dengan teknologi.
 
Kesejahteraan para guru juga masih jadi persoalan klasik, apalagi masih ditemukan guru honorer khususnya, yang digaji di bawah UMR. Apalagi pekerjaannya sama, tetapi gajinya masih jauh di bawah standar.
 
"Mengatasi hal itu perlu kiranya sinergitas pemerintah, orang tua murid bagaimana caranya memberikan kesejahteraan lebih bagi para guru tersebut," tuturnya lagi sembari berujar peningkatan kompetensi guru mesti diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan guru. Ia juga mengingatkan pentingnya kepastian jenjang karir serta perlindungan profesi (hukum) bagi seorang guru.
 
"Jangan sampai nanti ketika guru menegur siswanya malah mendapat intimidasi dan sebagainya, perlindungan profesi penting sekali ketika guru menjalankan tugasnya," tukasnya.
 
Dijelaskan pula oleh Gede Wenten saat ini jumlah guru di Provinsi Bali sebanyak 51.168 l itu yang tercatat di database PGRI. Namun karena PGRI organisasi sosial, jumlah itu termasuk guru yang sudah pensiun. Jadi sepanjang mereka tidak keluar dari oraganisasi mereka tetap tercatat sebagai anggota.
wartawan
Redaksi
Category

Vietjet Perluas Jaringan Penerbangan ke Tiongkok

balitribune.co.id | Denpasar - Vietjet mengumumkan pembukaan lima rute baru antara Vietnam dan Cina (Tiongkok) sekaligus menandatangani dua perjanjian strategis besar dengan SPDB Financial Leasing untuk pembiayaan 10 pesawat COMAC C909, serta dengan AVIC Cabin Systems untuk pengembangan interior pesawat dan industri pendukung aviasi.

Baca Selengkapnya icon click

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.