Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

HILLSI Denpasar Kenalkan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta di Kampung Kompeten

Bali Tribune / Konferensi pers Kampung Kompeten 2020
balitribune.co.id | Denpasar - Industri di Kota Denpasar yang didominasi pariwisata membutuhkan talent-talent yang memiliki keahlian di bidangnya. Industri ini tidak akan maju tanpa adanya peranan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan teknis, pengetahuan dan sikap profesionalisme. Demikian disampaikan Ketua DPC Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Denpasar, I Nyoman Sukadana saat konferensi pers Kampung Kompeten di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar, Rabu (5/2).
 
Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) yang mendidik dan melatih calon pekerja diminta lebih ekstra untuk melatih skill (keahlian) dan knowledge base (basis pengetahuan), attitude (sikap profesionalisme) sebelum memasuki dunia kerja. Para calon tenaga kerja maupun siswa siswi SMA/SMK sederajat dan masyarakat Denpasar dikenalkan keberadaan LPKS sebagai persiapan diri terjun di industri.
 
Hal ini mengingat di Kota Denpasar terdapat puluhan LPKS yang wajib memberikan pelatihan/mendidik, memberikan sertifikasi kompetensi dan menyalurkan ke industri. Melalui kegiatan Kampung Kompeten masyarakat Denpasar atau calon tenaga kerja akan bertemu langsung dengan LPKS yang ada di Denpasar. 
 
LPKS di Kota Denpasar yang tergabung dalam sebuah wadah asosiasi bernama Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kota Denpasar bersinergi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar kembali menghadirkan ‘Kampung Kompeten’ sebagai bentuk partisipasi LPKS di Kota Denpasar dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kota Denpasar yang ke-232.
 
Selain sebagai bentuk partisipasi aktif LPKS menyambut hari ulang tahun Kota Denpasar, Kampung Kompeten 2020 bertujuan untuk membangun keakraban dan kekompakan antar LPKS di Kota Denpasar sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat Kota Denpasar ragam lembaga pelatihan yang tersebar di Kota Denpasar. Kampung Kompeten tahun 2020 kali ini mengusung tema ‘Agawe Sukaning Wong Len’ yang bermakna membuat orang lain menjadi bahagia sehingga beragam kegiatan mulai dari pameran pelatihan dari puluhan LPKS Kota Denpasar, konsultasi pelatihan & karir, akustik dan talent performances akan dihadirkan di hadapan masyarakat dan siswa - siswi SMA/ SMK se-Kota Denpasar.
 
Kampung Kompeten 2020 akan diadakan di gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Kota Denpasar pada tanggal 7 Februari 2020. Konsep acara Kampung Kompeten 2020 yang diinisasi Hillsi Kota Denpasar dan Dinas Tenaga Kerja & Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar ini tentunya turut menegaskan komitmen LPKS di Kota Denpasar untuk senantiasa mendukung Pemerintah Kota Denpasar untuk menghadirkan Kota Denpasar yang bebas sampah plastik dan berbasiskan smart city bersama LPKS Kota Denpasar, wujudkan Kota Denpasar sebagai Skill Development Center yang unggul, kreatif dan berwawasan global.
 
"Selain menjadi kota kreatif, Denpasar juga memiliki positioning kota kompeten. Minat masyarakat memasuki pelatihan kerja cukup tinggi sebelum memasuki dunia kerja. Sehingga penting bagi kami memberikan informasi lebih luas terhadap keberadaan LPKS," kata Sukadana.
 
Kata dia, Kampung Kompeten diharapkan nantinya menjadi sebuah stimulus untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan pelatihan kerja. "Presiden Jokowi selalu berbicara tentang kompetensi, vokasi. Maka kami menerjemahkan apa yang menjadi inisiasi pemerintah agar menjadikan warga negaranya memiliki skill, avokasi dengan waktu pembelajaran tidak terlalu lama dan biaya yang tidak terlalu mahal. Bagi yang ingin memasuki dunia kerja agar memiliki skill, knowledge dan attitude," jelasnya. 
 
Ketua Panitia Kampung Kompeten 2020, Hadi Kurnantara menyebutkan tahun ini kembali memperkenalkan LPKS yang ada di Denpasar. Di Kampung Kompeten ini misalnya, LPKS di bidang perhotelan akan memamerkan tentang bartender begitupun di bidang lainnya. "Ada 31 LPKS dari Denpasar yang berpartisipasi. Sekarang ini tahun yang kedua tetap mengundang siswa siswi SMA/SMK. Tahun lalu diikuti 16 LPKS," sebutnya. 
 
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sertifikasi dan Kompetensi Kota Denpasar, IGA Rai Anom Suradi menyatakan bagi generasi muda yang mau menyalurkan karirnya, sebelum memasuki dunia kerja dapat mengikuti pelatihan pembekalan keahlian. "Kita minta ke LPKS memberikan pelatihan/mendidik, memberikan sertifikat kompetensi ini wajib dan menempatkan di industri. Keahlian ini akan dibentuk di LPKS. Kita mengajak LPKS berpartisipasi menunjukkan talent-talent yang dimiliki di Kampung Kompeten," jelasnya.
 
Setiap LPKS diminta memiliki bursa kerja khusus dan penting menjalin kerja sama yang seluas-luasnya dengan industri. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Pesan 40 Butir Ekstasi untuk 'Party', Kanit Reskrim Polsek Kuta Diciduk Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng institusi kepolisian di Bali. Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP, resmi ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali. Alumni Akpol tersebut diamankan lantaran kedapatan memesan 40 butir pil ekstasi.

Baca Selengkapnya icon click

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.