Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Imbas Porsenijar Sangat Besar bagi Perkembangan Tarung Derajat

Bali Tribune/ AA Bagus Tri Candra Arka
balitribune.co.id | Denpasar - Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali menilai Porsenijar tingkat provinsi begitu dirasakan dampaknya dan sangat nyata, terutama dari segi pembinaan dan jenjang karir atlet bersangkutan.
 
“Banyak alumni Porsenijar baik kota maupun provinsi, biasanya menjadi bagian di tim kabupaten/kota masing-masing dalam ajang Porprov Bali, Pra-PON maupun PON,” ucap Sekum Kodrat Bali, AA Bagus Tri Candra Arka, Rabu (29/5).
 
Dikatakannya, hingga tahun ini tarung derajat sudah 4 kali dipertandingkan di ajang Porsenijar Bali. Pihaknya selalu memantau selama empat tahun itu, petarung yang terlibat selalu rutin ikut.
 
Tri Candra Arka mengatakan, dengan rutin turun di Porsenijar, petarung itu konsisten menempa dirinya, karena dari berbagai jenjang sudah pernah diikuti.
 
"Ada yang kami lihat mereka sudah turun di tingkat SD sekarang main di SMP. Begitu juga yang dulunya tampil di tingkat SMP sekarang kembali lagi tampil di tingkat SMA/SMK," tegasnya.
 
Bahkan, usai Porsenijar Bali ini, peluang tampil di nasional terbuka lebar dimana setelah ini ada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Disebutkannya, tahun lalu tim tarung derajat Popnas Bali meraih 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu.
 
Kemudian juga, setelah lulus SMA/SMK, para petarung tersebut ada juga yang kini menjadi bagian di tim porprov dari asal mereka serta tim Pra-PON Bali.
 
"Jadi sudah ada jenjang. Begitu juga usia mereka yang masih sangat produktif untuk melebarkan pengalaman dalam dunia tarung derajat. Namun, kami tegaskan harus tetap konsisten dan memiliki mindset bagaimana caranya untuk terus berprestasi," ujar pria yang akrab disapa Gung Cok ini.
 
Terkait Porsenijar Bali tahun ini, total ada 30 kelas yang dipertandingkan dengan rincian 6 kelas di tingkat pelajar SD. Kemudian 12 kelas di tingkat pelajar SMP dan di tingkat pelajar SMA/SMK juga 12 kelas. Untuk perhelatannya, digelar mulai 29-31 Mei di GOR Lila Bhuana lantai II.uni
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.