Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Inisiasi Empat Pra Koperasi Sekaligus

Bali Tribune/ INISIASI - Bupati Suwirta inisiasi 4 koperasi.
balitribune.co.id | Semarapura - Setelah 27 tahun lamanya Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menekuni dunia koperasi, Tahun 2020 ini dirinya mengkolaborasikan dunia koperasi dengan Pemerintahan Daerah. Hal tersebut disampaikan saat Bupati Suwirta saat menggagas pembentukkan Koperasi di beberapa OPD di Pemkab Klungkung, yang digelar di Ruang Kerja Bupati, Selasa (21/1).
 
Bupati Suwirta menjelaskan nantinya akan dibentuk empat buah koperasi antara lain Koperasi Pengolahan Sampah, Koperasi Jasa Prawedding di Kali Unda, Koperasi Pengelolaan Kolam Pancing dan Rumah Makan, serta Koperasi Produksi Kain Tenun. Pihaknya memilih koperasi karena pengalamannya yang sudah sangat matang menekuni dunia koperasi dan memperoleh banyak penghargaan. Selain itu koperasi mempunyai kekuatan yang berbadan hukum. 
 
Untuk Koperasi Pengelolaan Sampah, Bupati Suwirta meminta Koperasi tersebut menjadi pemasaran dari semua hasil pengolahan sampah itu sendiri. Salah satunya menjual kompos dan pelet yang dimana, nanti hasil penjualan tersebut akan diberikan kepada para anggota Koperasi yaitu para pegawai kontrak yang mengolah sampah. Untuk Koperasi Jasa Prawedding di Kali Unda, koperasi ini akan menjadi wadah pengelolaan hasil dari pemasukan dari tirai air terjun kali unda yang dijadikan tempat untuk prawedding. Sedangkan untuk Koperasi Pengelolaan Kolam Pancing dan Rumah Makan akan bergerak dibidang kuliner, karena memanfaatkan kolam ikan dan kolam pancing yang ada di Dinas Perikankan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Klungkung. Dan untuk Koperasi Produksi Kain Tenun. Koperasi ini akan menjadi semua pengerajin yang memproduksi kain tenun akan dibuatkan wadah di bawah naungan Dinas Koperasi UMKM, dan Perdagangan untuk memperkuat ciri khas hasil produksi kain tenun, sehingga produksi kain tenun ini menjadi tuan rumah ditanah kita sendiri. 
 
Pihaknya menjelaskan Koperasi yang dibentuk ini tidak berbentuk simpan pinjam dan tidak mencari SHU, lebih fokus untuk menuntaskan sampah serta mensejahterahkan pegawainya. "Saya serius untuk mengimplementasikan pengalaman saya di bidang koperasi untuk membuat beberapa koperasi. Semua koperasi yang dibentuk ini akan saya backup, saya ingin menunjukan diri bahwa saya lahir dari koperasi," ujarnya. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.