Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kelompok Nelayan Patasari Kuta Raih Kalpataru, Badung Target 3 Penghargaan Nasional Bidang Lingkungan 2019

Bali Tribune/ NELAYAN - I Nyoman Sukra ketua kelompok nelayan didampingi Kadis LHK, Kabag SDA, serta tokoh pemerhati lingkungan I Gst Ngurah Anom.
balitribune.co.id | Mangupura - Kelompok Nelayan Prapat Agung Mengening Patasari Kelurahan Kuta, Badung berhasil meraih penghargaan Kalpataru 2019 untuk penyelamatan lingkungan. Kalpataru diserahkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Kamis 11 Juli 2019 di Jakarta Convension Center, sempena Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2019.
 
Penghargaan Kalpataru pertama kali diraih Kabupaten Badung setelah bersaing ketat dengan 144 calon penerima dari 33 provinsi di Indonesia. 
 
Menurut Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan, dengan diraihnya Kalpataru oleh Kelompok Nelayan Prapat Agung Mangening Patasari, berarti tahun ini Pemkab Badung sudah meraih 2 penghargaan tingkat nasional, dari 3 penghargaan yang ditargetkan di bidang lingkungan hidup. 
 
Penghargaan kedua yakni inovasi Batik (Badung Anti Kantong Plastik) berhasil mendapat penghargaan top 99 inovasi pelayanan publik tahun 2019 dari Kementrian PAN-RB. Penghargaan ini akan diserahkan tanggal 18 Juli 2018 di Kota Semarang. Inovasi Batik berhasil menyisihkan 3.100 inovasi yang ikut Sinovik 2019. Selanjutnya inovasi Batik akan mengikuti seleksi ke 2 untuk meraih top 45 pada tanggal 16 Juli 2019. 
 
”Semoga inovasi Batik meraih prestasi tersebut,” ujar Putu Eka Merthawan, Kamis (11/7) kemarin.
 
Lebih lanjut dikatakan, tahun 2019 ini DLHK Badung memasang 3 target penghargaan tingkat nasional. Dengan 2 penghargaan yang sudah diraih, maka tinggal satu target lagi dari 3 penghargaan yang tersisa yakni Adipura Pengurangan Sampah, Adiwiyata dan ProKlim (Program Kampung Iklim).
 
“Tiga target penghargaan yang direncanakan DLHK Badung tahun 2019 semoga bisa tercapai, karena saat ini masih tersisa 3 penghargaan yang belum diumumkan yaitu penghargaan Adipura pengurangan sampah, Adiwiyata dan ProKlim (Program Kampung Iklim). Berkat dukungan semua pihak masyarakat Badung, kami yakin 3 target penghargaan tersebut dapat diraih,” kata Eka Merthawan. (u)
wartawan
I Made Darna
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.