Diposting : 23 September 2017 14:01
Redaksi - Bali Tribune
sosialisasi
Keterangan Gambar: 
SOSIALISASI - Kelurahan Ubung saat mengadakan sosialisasi bahaya HIV/AIDS dan narkoba dengan menyasar kalangan pelajar di ruang pertemuan kantor kelurahan setempat, Jumat (22/9).

BALI TRIBUNE - Kelurahan Ubung bersama Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) kelurahan setempat, mengadakan sosialisasi dan menekankan terus bahaya HIV/AIDS dan narkoba di kalangan pelajar, di ruang pertemuan kantor kelurahan setempat, Jumat (22/9).

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Denpasar dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Denpasar ini pun melibatkan para pelajar SMPN 5 Denpasar, dan SMP PGRI 8 Denpasar.

Lurah Ubung, Wayan Ariyanta, mengatakan sosialisasi bahaya HIV/AIDS dan narkoba bagi kalangan pelajar ini, supaya anak-anak yang menjadi generasi penerus kedepannya mampu membentengi diri dari hal-hal negatif.

‘’Kami harapkan dari sosialisasi ini, anak-anak mampu mengantisipasi dan mewaspadai bahaya dari HIV/AIDS dan narkoba. Karena itulah, kami harapkan anak-anak menjauhi pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan hal-hal negatif lainnya,’’ kata Ariyanta.   

Ditambahkan Ariyanta, program sosialisasi ini tak akan berhenti sampai saat ini tapi akan terus dilakukan. Penyuluhan ini, lanjut dia, akan terus dilakukan dengan menyasar sekolah-sekolah yang ada di Kelurahan Ubung. "Sosialisasi bahaya HIV/AIDS dan narkoba ini sangat penting dilakukan untuk generasi muda supaya memahami dan mengetahui bahaya HIV/AIDS dan narkoba," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap generasi muda supaya melakukan pergaulan yang sehat, dan apa yang didapatkan dalam sosialisasi itu bisa disebarluaskan ke teman-temannya maupun lingkungannya supaya bisa mencegah bahaya HIV/AIDS dan narkoba.

"Dengan hal ini, kami harapkan generasi muda bisa fokus mengenyam pendidikan dan menjadi generasi muda yang diharapkan orang tua dan bangsa untuk pembangunan negara ini," ucapnya.

Sementara Sekretaris IPSM Kelurahan Ubung, Ni Nyoman Sussy Ariyathi, menyatakan sosialisasi yang menyasar Osis dan pengurus Kspan (Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba) SMPN 5 dan SMPN PGRI 8 Denpasar ini, supaya kedepannya mereka lebih mengenal bahaya dari HIV/AIDS dan narkoba, sehingga bisa menyampaikan kepada teman temannya supaya menghindari hal-hal negatif di lingkungan sekitar.

KPA Kota Denpasar, Adi Suryadi Putra, mengungkapkan dalam sosialisasi ini lebih menekankan kepada kasus HIV/AIDS di Bali dan Denpasar khususnya. Selain itu, pihaknya juga memberikan penjelasan tentang cara penularan HIV/AIDS, serta cara pencegahan kepada para pelajar.

‘’Kami berharap para pelajar ini bisa sebagai penyambung lidah atau kader yang ikut serta meneruskan informasi dan materi tentang bahaya HIV/AIDS dan narkoba dari KPA dan BNNK Denpasar ke masyarakat,’’ tandasnya.