Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kinerja LPD Tetap Bertumbuh di Tengah Lesunya Perekonomian

I Nyoman Cendikiawan
I Nyoman Cendikiawan

BALI TRIBUNE - Lesunya perekonomian rupanya ternyata tidak begitu berpengaruh  terlalu signifikan terhadap kinerja LPD (Lembaga Perkreditan Desa). Bahkan LPD yang digagas mantan Gubernur Bali Prof. IB Mantra ini tetap bertumbuh dengan baik. "Aset LPD rata-rata tumbuh di atas 20 persen, demikian pula dari sisi simpanan. Saat ini aset LPD mencapai Rp 19 triliun lebih," ujar Ketua BKS (Badan Kerja Sama) LPD Bali Drs. Nyoman Cendikiwan,MSi. saat ditemui di sela-sela kegiatan Fun Run 2018 serangkaian menyambut HUT ke-56 BPD Bali, Minggu (3/6) di Renon. Tetap membaiknya pertumbuhan LPD yang tersebar di seluruh Bali ini selain karena makin tingginya kepercayaan masyarakat juga faktor bunga simpanan yang lebih besar. Sedangkan bunga pinjaman di LPD justru lebih rendah dibandingkan lembaga keuangan lainnya. "Ini sejalan dengan tujuan didirikannya LPD untuk membantu dan menguatkan ekononi masyarakat pedesaan," tambah Cendikiawan yang juga Manajer LPD Telepud ini. Ditambahkan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan modal usaha, LPD memberi kemudahan dan keringanan baik dari segi bunga maupun persyaratan. "Persyaratan meminjam sangat sederhana dan prosesnya cepat. Dalam sehari pinjaman bisa cair," tambah Cendikiawan yang dipercaya menakhodai BKS LPD dua periode hingga tahun 2022 nanti. Untuk memajukan kinerja LPD yang jumlahnya saat ini mencapai 1.433, pihak BKS juga saling bekerja sama dengan LPD serta lembaga keuangan lainnya. "Jadi kalau ada LPD yang memerlukan dana untuk nasabahnya, BKS siap membantu selain kerja sama antar LPD yang sudah terjalin selama ini," tegasnya seraya menambahkan kalau saat ini ada dana BKS sebesar Rp 3 triliun yang disimpan di BPD Bali dan beberapa lembaga keuangan lainnya. Ditanya soal penyaluran kredit pascaerupsi Gunung Agung diakui memang dampak erupsi ini masih terasa. Namun dia optimis hal itu secara bertahap mulai normal. "Penyaluran kredit khususnya di beberapa wilayah di Karangasem sudah semakin tinggi," jelasnya. Dan secara umum kredit bermasalah saat ini masih di bawah ketentuan nasional yakni kurang dari 5 persen. Adapun jumlah nasabah peminjam tercatat sekitar 437 ribu dan penabung hampir dua juta rekening. Sebagaimana diketahui keuntungan yang diperoleh LPD selama ini sebesar 20 persen disisihkan untuk kegiatan pembangunan di masing-masing desa adat. Hal ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.