Diposting : 22 April 2016 12:47
I Made Darna - Bali Tribune
Kolam puspem Badung di depan Pura Lingga Buana tampak kumuh dan tak terawat.

Mangupura, Bali Tribune

Kolam di jaba Pura Lingga Buana Puspem Badung memperihatinkan. Kondisinya tak terawat. Rumput liar bahkan sampai tumbuh di kolam yang mengitari pura tersebut. Tak hanya rumput liar, karena tak terurus kolam yang dulunya banyak ikan itu juga menebar bau busuk.

Sontak kondisi ini kerap menjadi sorotan saat karyawan karyawati Pemkab Badung bersembahyang ke Pura Lingga Buana. Sorotan khusus bahkan datang dari Ketua Komisi IV DPRD Badung, AAN Ketut Agus Nadi Putra. “Ya, kok kolam puspem memperihatinkan sekali. Sangat tidak terawat, padahal zaman Bupati Gde Agung kolam itu asri sekali,” kata Nadhi Putra usai sembahyang di Pura Lingga Buana, Kamis (21/4).

Pihaknya berharap Pemkab Badung mengembalikan keindangan kolam tersebut. Pasalnya, kolam itu juga kerap jadi tontonan masyarakat dan tamu-tamu yang berkunjung ke Puspem Badung. “Kami harap unit teknis segera menata kembali kolam itu. Minimal dibersihkan dan dirawat,” pintanya.

Ia khawatir kalau kolam sebesar itu dibiarkan terongok begitu saja, akan menjadi sarang nyamuk. “Kalau itu dibiarkan, apalagi tidak ada ikan jelas akan jadi sarang nyamuk,” tegas politisi asal Kerobokan, Kuta Utara ini.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Badung IB Surya Suamba membenarkan kondisi kolam tak terawat. Ia pun berjanji akan segera membersihkan kolam tersebut. Menurutnya kolam itu juga termasuk saluran irigasi yang masih aktif. “Minggu depan rencananya kami akan lakukan pembersihan dengan alat truk vakum,” ujarnya.

Truk vakum yang dimaksud saat ini masih digunakandi Kuta. Setelah selesai di Kuta, maka pihaknya segera akan menangani kumuhnya kolam di puspem itu. “Setelah selesai pembersihan di Kuta baru kami bawa ke puspem untuk membersihkan kolam di Pura Puspem Badung,” tukasnya.