Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KPw BI Provinsi Bali Dorong UMKM Transaksi Dengan QRIS

Bali Tribune / Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho.

balitribune.co.id | Denpasar - Sejak diluncurkan 17 agustus tahun lalu, Bank Indonesia gencarkan mengkampanyekan pembayaran dengan QR Code Indonesia Standard (QRIS) ke berbagai lapisan masyarakat tidak terkecuali Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kantor Perwakilan Bank Indonesia mendorong UMKM manfaatkan QRIS sebagai metode transaksi. 

"Kita akan sasar UMKM di Bali, saya minta seluruh UMKM yang jumlahnya ribuaan itu untuk di QRIS-kan'" ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho pada saat Talk Show "Belanja Praktis Dengan QRIS" bertempat di Gedung Dharma Negara Alaya, Rabu (26/6/2020).

Trisno juga menghimbau setiap ada pameran atau kegiatan baik di tingkat Kota maupun Provinsi pelaku UMKM agar menggunakan QRIS sebagai metode transaksi. Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk mengkampanyekan QRIS selain melalui perguruan tinggi dan perbankan.

Hingga bulan Februari ini jumlah merchant QRIS di Provinsi Bali tercatat sebanyak lebih dari 60 ribu. Merchant tersebut terdiri dari pedagang, tempat ibadah, kantin dan koperasi di lingkungan sekolah ataupun universitas hingga destinasi wisata.

Sementara itu, Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Ameriza M. Moesa mengungkapkan data penetrasi QRIS capai 2,8 juta pengguna. Ia juga menyambut baik penggunaan QRIS di Bali.

"Kami menyambut baik Kota Denpasar untuk mendorong kampanye QRIS di Kota Denpasar dan Bali Pada Umumnya, Tak sebatas untuk transaksi ritel baik di pasar tradisional maupun moderen dan universitas, QRIS agar juga digunakan untuk e-retribusi pemda, donasi keagamaan, dan sosial," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, penggunaan QRIS ini dapat mempermudah pedagang tradisional maupun modern dalam melakulan transaksi. Selain itu, manfaat lain yang diradakan bagi pengguna QRIS khususnya marchent, mereka dapat meningkatkan omset penjualan karena adanya alternatif pembayaran selain tunai dan pasar semakin luas. 

Penggunaan QRIS juga akan mengurangi risiko atau biaya pengelolaan uang tunai, sehingga tidak memerlukan uang kembalian, uang penjualan langsung tersimpan di akun bank. Manfaat lainnya adalah terminimalisirnya risiko uang tunai hilang, dicuri maupun kerugian akibat menerima pembayaran dengan uang palsu.

"Kemudian juga dari sisi kesehatan, sekarang kan trennya dengan adanya virus corona pemerintah Tiongkok membatasi uang tunai karena itu bisa menjadi media penularan virus, dari situ otomatis dari tingkat kesehatan QRIS lebih baik,"imbuhnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.