Diposting : 22 August 2017 20:39
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Kornelis Kwangu Langu
Keterangan Gambar: 
Kornelis Kwangu Langu saat menghadapi petinju Thailand Thani Narinram, kemarin.

BALI TRIBUNE - Tuan rumah SEA Games Malaysia tidak henti-hentinya berbuat curang kepada Indonesia. Setelah tim sekap takraw, giliran cabor tinju dicurangi di mana petinju asal Bali Kornelis Kwangu Langu dinyatakan kalah angka atas petinju Thailand, Thani Narinram di kelas layang (49 kg), di Mitec Hall Kuala Lumpur, Senin (21/8).

Kekalahan Kornelis yang notabene peraih medali emas SEA Games sebelumnya di Singapura itu, dinilai merupakan skenario Malaysia, sebab kalau menang, maka Kornelis akan menghadapi petinju Malaysia.   

Menurut Ketua Harian Pengprov Pertina Bali, Harry Trimulia Putra, yang datang langsung ke laga tersebut, apa yang dilakukan tuan rumah Malaysia sangat kentara, karena Kornelis begitu mendominasi dalam laga kemarin.

“Saya tidak sampai paham berapa kalah angka yang diterima Kornelis, karena saya kecewa begitu tahu Kornelis kalah angka saya langsung pergi. Padahal jelas-jelas Kornelis harusnya menang mutlak. Saya punya rekaman duel Kornelis karena saya rekam langsung,” tambahnya.

Thani Narinram sendiri diakuinya merupakan petinju yang sebenarnya secara riil kualitasnya jauh dari Kornelis dan menjadi samsak pukulan Kornelis. Tapi anehnya justeru dimenangkan oleh wasit dan juri.

“Memang di kelasnya Kornelis, hanya dia yang memang petinju paling bagus. Bahkan skenario lainnya, petinju Malaysia yang menang juga berkat kecurangan mengalahkan petinju Filipina yang dihadapinya. Sudah pasti saya yakin petinju Malaysia itu bakal meraih medali emas dan juara,” terang Harry.

Pria yang akrab disapa Harry Soto itu menilai helatan SEA Games di Kuala Lumpur, Malaysia 2017 itu sangat kacau, buruk dan penuh kecurangan. Hal itu diakuinya bukan karena Kornelis kalah, tapi jelas-jelas dicurangi dan ada bukti rekamannya.

“Ini benar-benar SEA Games yang penuh kecurangan di cabang olahraga (cabor) tinju. Kalau seperti ini maka hasilnya akan membuat petinju Malaysia banyak meraih medali emas. Hal ini sangat mengecewakan dan menyakitkan serta di luar dugaan saya. Semoga ke depannya jangan sampai hal ini terjadi lagi di event selevel SEA Games,” demikian Harry.