Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

LPK Darma STIKOM Bali Resmi Melepas 33 Orang Peserta Magang ke Jepang

Bali Tribune/Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Darma STIKOM Bali group resmi melepas 33 peserta magang ke Jepang (12/3)
Bali Tribune, Denpasar-Selasa, (12/03/2019) kemarin, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Darma STIKOM Bali group resmi melepas 33 peserta magang ke Jepang. Dari total tersebut, ada delapan peserta magang yang telah dijadwalkan berangkat dari Bandara Ngurah Rai, Bali pada pukul 01.00 Wita dini hari tadi. Kedelapan orang tersebut diantaranya Ketut Wijayanti Putri, Ni Luh Putu Riastiani Dewi, Ni Luh Putu Ayu Jinar Sari, Made Hendra Listiani, Ni Nyoman Minik Yulianti, Ni Made Jueni Arnita, I Komang Adi Kusuma, dan Gede Charles Pradnyana. 
 
Acara pelepasan peserta magang ke Jepang yang bertempat di Aula STMIK STIKOM Bali ini dihadiri oleh Kadisnaker ESDM Provinsi Bali Drs. IB Ngurah Arda, M.Si, Kadisnaker Sertifikasi Kota Denpasar, Ketua HILSI Kota Denpasar, Ketua Yayasan Sakura Adonara dan pengurus, Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan, Direktur Operasional LPK Darma Drs. Dede Heryadhy, MM, dosen pengajar LPK Darma, serta seluruh orang tua peserta magang. Pelepasan ditandai dengan penyerahan paspor peserta magang oleh Kadisnaker ESDM Provinsi Bali.
 
Direktur Operasional LPK Darma Drs. Dede Heryadhy, MM menerangkan LPK Darma adalah sebuah lembaga pelatihan kerja milik STIKOM Bali yang khusus mendidik dan melatih para lulusan sekolah menengah dan juga perguruan tinggi sebagai calon peserta magang di Jepang. Dalam hal ini LPK Darma sudah menjalin kerja sama dengan mitra bisnis di Jepang, yakni Sento Cooperative Kyoto sebagai lembaga penyalur calon peserta magang dari LPK Darma.
“Sebelum diberangkatkan ke Jepang, seluruh peserta magang telah diberikan pendidikan bahasa dan budaya Jepang selama 450 jam selama 3 bulan serta menjalani praktek kerja selama 3 bulan,” jelas Dede Heryadhy.
 
Sementara itu, Direktur Utama LPK Darma Dr. Dadang Hermawan yang juga Ketua STMIK STIKOM Bali mengajak seluruh peserta agar selalu ingat untuk bersyukur atas kelancaran proses pelatihan, proses seleksi, hingga akhirnya lolos sebagai peserta magang di negeri sakura Jepang. Ia pun berpesan agar seluruh peserta magang selalu menjaga kondisi sehingga dapat menyelesaikan masa magang selama 3 tahun di Jepang.
“Hal pertama yang harus kalian ingat adalah bersyukur, karena ini tentunya menjadi perjuangan yang patut kalian banggkan dan syukuri. Kalian adalah duta bangsa Indonesia, kalian adalah duta masyarakat Bali. Oleh karenanya saya berharap kalian dapat menjaga diri, ikuti aturan yang berlaku di tempat kerja sehingga dapat bekerja dengan baik selama magang. Keberhasilan kalian di Jepang akan menjadi contoh buat adik-adik kalian yang sekarang menunggu giliran berangkat,” ungkap Dadang Hermawan.
 
Kadisnaker ESDM Provinsi Bali Drs. IB Ngurah Arda, M.Si, yang dalam hal ini menyampaikan sambutan dari Gubernur Bali mengungkapkan pelatihan kerja harus berorientasi pada kompetensi kerja dan kebutuhan pasar kerja agar tenaga kerja  yang dihasilkan disamping kompeten juga harus memiliki kemampuan bersaing dan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang cepat dan berubah-ubah mengikuti perkembagnan arus teknologi dan informasi. Disamping itu, diperlukan pula kerjasama yang baik antar lembaga penyelenggara pelatihan dengan pihak penerima tenaga kerja. “Jadi jangan bosan-bosan untuk berkoordinasi dan bekerjasama. Tetunya dibarengi pula dengan terus diadakan introspeksi, mungkin tentang kekurangan dari lembaga yang perlu disempurnakan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. IB Ngurah Arda, M.Si juga mengucapkan terima kasih kepada LPK Darma yang telah melatih para peserta hingga dapat diberangkatkan ke Jepang. “Selanjutnya, saya minta agar LPK Darma selalu memantau peserta magang khususnya selama mereka berada di Jepang,” tandasnya.
“Selamat kepada adik-adik yang mau berangkat, jaga nama baik diri, keluara dan Bangsa, karena kalian adalah duta Bangsa yang mewakili nama baik Bangsa ini. Pahami aturan lingkungan dan budaya masyarakt Jepang, pergunakan kesempatan magang dengan sebaik-baiknya sehingga bisa meningkatkan kompetensi diri, jangan tergoda bujuk rayu dari pihak mana pun untuk menerima tawaran kerja lain atau berhenti selama masa kontrak magang masih berlangsung, penghasilan yang diperoleh dari magang sisihkan untuk ditabung, dan jaga kesehatan dengan baik,” pesannya mengakhiri pidato. (ksm)
wartawan
Redaksi
Category

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.