Bali Tribune, Selasa 17 Juli 2018
Diposting : 1 July 2017 11:27
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
kemacetan
Keterangan Gambar: 
KRODIT - Kondisi Jalan Pulau Seram Denpasar semakin krodit akibat banyaknya pengunjung Level 21 Mall Denpasar memarkir kendaraannya di jalan tersebut. Luberan parkir pengunjung ini semakin meluas karena ditutupnya lahan parkir di sebelah barat Level 21 Mall.

BALI TRIBUNE - Warga sekitar Level 21 Mall mengeluhkan luberan parkir sepeda motor pengunjung yang semakin meluas. Tak hanya parkir di badan jalan, kini pengunjung mal di Jalan Teuku Umar Denpasar itu, ternyata juga memarkirkan kendaraan hingga ke gang-gang. Akibatnya akses warga menjadi terganggu.

Berdasarkan info yang dihimpun Bali Tribune, kemarin, semakin parahnya luberan parkir ini akibat dari ditutupnya lahan parkir yang berada di sebelah barat Level 21 Mall, yang dulunya dijadikan lahan parkir sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Tutupnya lahan parkir tersebut karena masa kontraknya habis. “Kontraknya habis Pak, jadi ditutup sehingga terpaksa pengunjung parkir di badan jalan, mohon maklum,” ujar salah satu petugas parkir di lokasi tersebut.

Pantauan wartawan, kondisi parkir di Level 21 Mall sangat krodit. Di sepanjang Jalan Pulau Seram penuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalan sepanjang sekitar 200 meter itu tampak dipenuhi kendaraan. Bahkan, pengunjung hingga parkir di lahan parkir Rumah Sakit Sari Dharma dan Pertokoan Genteng Biru. Gang-gang sekitar Jalan Pulau Seram pun tak bisa mengelak luberan kendaraan.

Sementara di depan lahan yang sebelumnya dijadikan lahan parkir Level 21 Mall nampak terpasang pengumuman pengalihan lahan parkir. Dalam pengumuman disebutkan bahwa Level 21 Mall sedang melakukan pembangunan lahan parkir 50 meter dari kawasan tersebut. Namun tidak jelas di mana lokasi dimaksud.

Di dalam pengumuman tersebut juga disampaikan bahwa pengunjung dapat parkir di alternatif parkir tambahan namun juga tidak dijelaskan di mana lokasinya. Pengunjung hanya diminta mengikuti petunjuk arah parkir.

Minimnya lahan parkir ini, tentu membuat pengunjung kecewa. Pasalnya, pengunjung harus berputar-putar terlebih dahulu untuk mendapatkan tempat parkir. “Ini mal kok tidak punya parkir. Masak pengunjung harus parkir di jalan. Kayak di pasar aja,” ujar salah satu pengunjung, Kadek Depi Sulastrini.

Dikatakan selain tidak nyaman, pihaknya juga harus membayar parkir lebih mahal dari biasanya dan saat parkir juga tidak diberikan karcis parkir. “Kalau di jalan kan biasanya seribu rupiah. Ini kok malah dua ribu. Tadi teman juga ada yang bayar tiga ribu. Karcis parkirnya juga tidak dikasih,” ujar Sulastrini dibenarkan rekan-rekannya usai mengunjungi Level 21 Mall, kemarin sore.

Sementara pihak Level 21 Mall yang dikonfirmasi mengakui adanya penutupan parkir di sebelah barat Level 21 Mall. Dennisha Sinay selaku Marketing Communication Level 21 Mall melalui pesan email, Jumat (30/6), menyampaikan parkir mobil dan motor area ex-Lifestyle Hotel di Jalan Pulau Seram ditutup secara efektif per Kamis, 22 Juni 2017 karena manajemen Level 21 Mall memutuskan untuk membuat area parkir modern yang lebih memadai dan nyaman bagi pengunjung yang terletak 50 meter dari area tersebut.

Dikatakan, saat ini Level 21 Mall sedang dalam proses pembangunan area parkir modern. “Saat ini sedang dalam proses pembangunan dimana manajemen Level 21 Mall mengupayakan untuk dapat menyelesaikannya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” ujarnya.

Dikatakan dalam proses peralihan ini pihaknya terus mengupayakan layanan terkait parkir semaksimal mungkin agar tetap bisa memberikan kenyamanan dan alternatif sebanyak-banyaknya bagi customer. Salah satunya adalah dengan layanan valet gratis, kerjasama pick-up & drop off service dengan beberapa penyedia transportasi publik. Selain itu, pihaknya juga mengusahakan penyediaan beberapa area parkir alternatif di sekitar area mall diantaranya di area toko buku Uranus, Jalan Sersan Mayor Made Pil dan Jalan Sekolah Santo Yoseph.

Selain itu bagi para pengendara motor saat ini seluruh area bahu Jalan Pulau Seram dengan kerjasama juga dukungan pihak banjar setempat kini sudah dapat digunakan sepenuhnya. “Area parkir motor dari lahan parkir yang baru juga sudah dapat digunakan, pelanggan bisa mengikuti rambu-rambu arah parkir yang telah tersedia dengan bantuan petugas. Kami harap upaya maksimal kami ini berkenan bagi para pengunjung, hal ini tentunya menjadi konsen utama bagi manajemen untuk dapat mewujudkan prasarana parkir yang ideal secepatnya,” ungkapnya.

Terkait pengaturan parkir, kata Dennisha, Manajemen Level 21 Mall berkat dukungan dari Pemerintah Kota dapat memberikan fasilitas parkir dengan tarif tetap hanya sebesar Rp2.000 di area Second Floor Level 21 Mall. Manajemen Level 21 Mall telah mengupayakan penambahan area parkir motor dan mobil bagi pelanggan dengan pengaturan dan pengamanan dari security Level 21 Mall, pecalang dan keamanan desa setempat. “Dalam proses peralihan ini, berkat dukungan dan sinergisitas yang baik dengan pihak banjar dan keamanan setempat, terkait keamanan dan pengaturan area parkir alternatif dibantu oleh PD Parkir, Pecalang dan keamanan desa setempat,” tandasnya.