Diposting : 26 December 2017 19:51
Redaksi - Bali Tribune
Gereja
Keterangan Gambar: 
Umat Katolik memadati gereja St. Silvester Pecatu pada misa malam Natal

BALI TRIBUNE - Misa malam Natal di gereja Katolik St. Silvester Pecatu, Kabupaten Badung, Minggu (24/12) tadi malam dibanjiri umat. Bahkan, sebagian umat yang tidak mendapatkan tempat duduk rela berdiri selama mengikuti perayaan misa kudus berlangsung. Romo Alfons Kolo, Pr yang memimpin misa malam Natal itu tidak menyangka umat yang hadir sebanyak itu.

"Gereja ini baru dan ini misa malam Natal yang pertama di gereja ini, tetapi saya tidak menyangka umat yang hadir sebanyak ini.
Meski disiapkan tambahan ada lima ratus tempat di besmen, tetapi semuanya penuh. Bahkan, sebagian umat yang harus berdiri karena tidak mendapatkan tempat duduk," ungkapnya.
 
Romo Alfons dalam khotbahnya mengatakan, malam Natal adalah malam yang sangat dinanti - nantikan karena menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus, sang juru selamat dunia. Tuhan Yesus membawa terang ke dunia. Ia rela dilahirkan di kandang Betlehem dan dibaringkan di dalam palungan yang merupakan tempat makannya hewan. "Yang perlu direnungkan adalah para gembala yang mendapatkan kabar duluan tentang kelahiran Tuhan Yesus ini dan menjadi saksi dibaringkan di tempat makanannya hewan. Kenapa para gembala yang mendapat kabar suka cita ini duluan, karena para gembala ini adalah orang kecil dan orang pinggiran," ujarnya.