Diposting : 24 December 2019 08:18
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune/ NATAL - Suasana menyambut Natal di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai
balitribune.co.id | Kuta - elang perayaan Natal yang jatuh pada setiap 25 Desember, Bali Airport menghadirkan suasana khas Natal bagi para pengguna jasa bandar udara. Berbeda dengan perayaan Natal di belahan bumi bagian utara yang tengah mengalami musim dingin, nuansa Natal di dalam bandar udara yang menjadi gerbang utama para wisatawan untuk berlibur di Bali ini hadir dengan suasana pantai. 
 
Bertajuk Christmas at the Beach, nuansa meriah khas Natal hadir di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, meskipun elemen salju yang menjadi ciri khas Natal kali ini digantikan dengan nuansa pantai tropikal.
 
Co. General Manager Commercial PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Rahmat Adil Indrawan, Minggu (22/12) mengaku sengaja memilih tema ini karena Bali sebagai destinasi wisata favorit bagi para warga dunia untuk menghabiskan hari libur Natal, identik dengan pantai. "Suasana pantai, lengkap dengan diorama pohon kelapa serta pasir pantai kami hadirkan untuk memberikan suasana hangat penuh keceriaan bagi para pengguna jasa bandar udara yang tengah berada di Bali Airport,” katanya. 
 
Suasana semakin meriah dengan dihadirkannya berbagai ragam sajian hiburan. Para penari berkostum Sinterklas yang membawakan tarian flashmob, melengkapi suguhan hiburan alunan musik dari band akustik yang dihadirkan khusus bagi para penumpang yang tengah menanti penerbangan. Suasana syahdu juga turut hadir dari paduan suara yang membawakan lagu-lagu khas Natal seperti We Wish You A Merry Christmas, Joy to the World, dan All I Want for Christmas is You.
 
Berbagai jenis permainan juga turut memeriahkan suasana Natal di dalam terminal bandar udara. Para penumpang yang tengah menunggu jadwal penerbangan dapat ikut serta dalam permainan menarik. Dikatakan Adil, dekorasi di dalam terminal pun telah disulap agar sesuai dengan nuansa Natal. 
 
Uniknya, dekorasi ini menggunakan konsep ramah lingkungan yakni recycle, reuse, dan reduce dengan memanfaatkan limbah botol plastik untuk diolah menjadi Giant Christmas Tree atau pohon Natal raksasa yang ditempatkan di terminal kedatangan internasional. "Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Bali dalam kampanye pengurangan limbah plastik sekali pakai,” terang Adil.
 
Selain dekorasi pohon Natal raksasa, penumpang juga dapat mengabadikan momen berfoto di spot foto Christmas Snow Globe Photobooth yang menghadirkan suasana Natal dalam balutan nuansa tropis. 
 
Di terminal keberangkatan domestik, taman anggrek turut bersolek dengan hadirnya Christmas Gate yang dilengkapi dengan ornamen daun kering. Pohon Natal raksasa yang dipadukan dengan lampu berpendar layaknya kunang-kunang, ditambah dengan ornamen rusa, menambah kuat nuansa Natal di Bali Airport.
 
"Event semacam ini kami hadirkan di setiap tahun, tentunya dengan penyegaran di setiap penyelenggaraannya, dengan tujuan untuk memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengguna jasa yang tengah berada di Bali Airport,” katanya. 
 
Para mitra usaha juga turut berpartisipasi dengan menghias gerai di area komersial dengan nuansa Natal. Para staf yang bertugas di gerai komersial juga turut mengenakan kostum bertema Natal, menambah semarak nuansa Christmas at the Beach di Bali Airport.
 
Penumpang tujuan Melbourne, Nathalie mengaku senang dengan kegiatan ini. "Senang sekali, rasanya akan sangat rindu dengan suasana seperti ini di Bali Airport. Pastinya akan datang kembali lagi ke Bali dalam waktu dekat ini," ucapnya.