Diposting : 16 July 2019 14:25
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune/ Andika Sabu saat berlatih
balitribune.co.id | Kuta - Salah satu petinju Mirah Boxing Camp (MBC) Bali, Andika Sabu dijadwalkan naik ring melawan petinju Thailand, Suriyan Satorn,  di Jakarta, 10 Agustus mendatang.
 
Menghadapi lawannya itu, Andika Sabu yang merebut gelar WBA Asia Light Flyweight dari tangan petinju Filipina, Romshane Sarquilla di Jakarta April lalu mengaku yakin mampu mempertahankan gelarnya itu.
 
“Saya siap mempertahankan gelar, dan sudah berlatih rutin sejak merebut sabuk gelar WBA Asia dari petinju Filipina. Tak hanya siap, tapi yakin mampu mengalahkan lawan nanti,” ujar petinju berjuluk “The Dragon” itu saat ditemui di Kuta, Senin (15/7).
 
Petinju kelas terbang 49 kg tersebut mengakui usianya terpaut 14 tahun dari bakal lawan yang akan dihadapi nanti.  Andika Sabu menambahkan, selain berlatih intens dengan sang pelatih Ahmad Mandar, dirinya juga fokus mempelajari gaya permainan Suriyan melalui rekana video pertandingan.
 
“Saya sudah pernah melihat dia (Suriyan Satorn) bertarung dari rekaman video. Saya harus bisa mencari kelemahannya dan saya yakin pasti bisa menang,” terangnya.
 
Tetapi dia harus berhati-hati karena Suriyan memiliki pengalaman bertarung jauh di atasnya. Petinju 37 tahun tersebut sudah 67 kali bertarung dengan 60 kali kemenangan dan tujuh kali kalah. Sedangkan Andika baru bertarung sebanyak 16 kali dengan sembilan kemenangan KO.
 
Sementara itu, Pelatih Andika Sabu, Ahmad Mandar yang diwawancarai terpisah mengatakan Andika (23 tahun) tersebut sudah fokus berlatih untuk peningkatan kondisi fisik dan teknik bertarung. Sebab dia sadar Suriyan bukanlah lawan yang sembarangan.
 
“Sekarang saya harus berikan teknik bagaimana caranya untuk meredam serangan lawan. Dia juga harus bisa melakukan pukulan darimana,” ucapnya.
 
Kendala yang dialami Andika, menurut Ahmad Mandar adalah Andika kesulitan mencari lawan sparring yang tepat. “Kami mencari lawan susah. Tidak ada yang sama dengan dia. Tapi kami maksimal dulu yang ada sebelum kami berangkat ke Jakarta. Mudah-mudahan tidak ada pengunduran jadwal,” tutupnya.