Offroader SKIn -SJC Bali Hajar Medan Pekutatan | Bali Tribune
Diposting : 10 January 2018 22:42
Hendrik B Kleden - Bali Tribune
offroad
Peserta saat menaklukan lintasan greenlaning diikuti muding

BALI TRIBUNE - Mengawali tahun 2018 komunitas mobil Suzuki Katana Indonesia (Skin) bersama Safari Jeep Club (SJC) Bali menggelar offroad bareng. Berlokasi  di kawasan hutan  karet Pekutatan, Jembrana belum lama ini, kegiatan diikuti belasan offroader.


Bertajuk  “Gas Bareng SKIn- SJC Pakutatan “ kegiatan disponsori PT Rotau Lintas Jaya (Rollina) Tour & Travel. Adapun jumlah peserta mencapai 11 unit mobil Jeep double gardan, 4x4.


Start dimulai dari  Puspem Badung, selanjutnya rombongan menuju Desa Pekutatan Jembrana. Usai breafing oleh  Henry dan  Gede Bagiasa sebagai leader serta   Aries Junk, Dek Tir  sweeper, petualangan menyusuri hutan karet milik pengkab Jembrana pun dimulai.


Pantaun Bali  Tribune yang juga ikut dalam offroad itu,  hutan karet Pekutatan  sejatinya merupakan jenis  lintasan  fun offroad. Namun dibeberapa  titik  menjurus  ke semi  ekstrem  offroad,  membutuhkan waktu  lebih  mengatasi .


Lintasan  grenlaning  misalnya, akibat hujan deras  yang melanda kawasan itu menjadikan sebagian besar peserta menggunakan ban  Mud Terrain (MT). Trasi ban  di  jalan setapak dua lajur ini sama sekali tidak ada.


Pun  saat melewati rute  muding  beberapa mobil harus ditarik  lantaran groundclearance mobil pendek , terhambat  lumpur tebal dan tinggi
Tantangan paling terasa saat melewati  lintasan  crowling  dan menyeberangi sungai. Derasnya arus air sungai  dengan debit yang cukup tinggi benar- benar  memacu adrenalin peserta.Namun berkat kerjasama semua peserta  perjalanan pun aman hingga finish.


Koordinator kegiatan  Ali Topan didamping Wawan Murtoyo ketua SKIn Balsel  menuturkan selain memacu adrenalin kegiatan offroad ini juga untuk memperat tali persaudaraan antara SKIn dan SJC.


“ Sesuai dengan slogan All Jeepers All Brother kegiatan ini untuk mempererat tali persaudaraan antara sesama pecinta jeep double gardan Bali,’’ kata Ali Topan.