Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

OJK Ajak Masyarakat Berinvestasi Cerdas

Bali Tribune/ OJK - Media Gathering OJK Bidang Pengawasan Sektor Pasar Modal
balitribune.co.id | Badung -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong minat masyarakat berinvestasi di dunia pasar modal dengan gencar melakukan sosialisasi dan edukasi terkait industri ini. Dalam hal itu OJK Bidang Pengawasan Sektor Pasar Modal menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2019 di Bali pada 28 hingga 29 Oktober 2019. 
 
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya di daerah atas informasi aktual perkembangan di pasar modal. Selain itu memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam berinvestasi yang cerdas dan aman. Sebagai bentuk ajakan persuasif kepada masyarakat untuk dapat menjadi investor di pasar modal. Kemudian memberikan informasi kepada perusahaan di daerah tentang akses pendanaan yang mudah melalui pasar modal dan sebagai wujud konkret dari recyle pungutan OJK. 
 
Hoesen, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan kepada awak media di Kuta, Badung, Senin (28/10) menyampaikan, berdasarkan survei indeks literasi keuangan tahun 2016, indeks Pasar Modal Nasional sebesar 4,4% meningkat dari yang sebelumnya di tahun 2013 yaitu sebesar 3,79%, artinya dari 2013 – 2016 mengalami peningkatan sebesar 0,61%. Sedangkan untuk indeks inklusi Nasional tahun 2016 juga mengalami peningkatan dari 0,11% di tahun 2013 menjadi 1,25% di tahun 2016, meningkat sebesar 1,14%. 
 
Dipaparkan, jumlah investor Pasar Modal sektor saham di provinsi Bali per  September 2019 berjumlah 20.944 investor berdasarkan data SID. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Provinsi Bali pada tahun 2015 yaitu 4.152.800 jiwa, maka jumlah penduduk Bali yang berinvestasi di sektor  saham kurang lebih sebesar 0,5 % dari total jumlah penduduk.
 
Hingga saat ini terdapat 5 Emiten yang berdomisili Kantor Pusat di Provinsi Bali, yaitu PT Bali Towerindo Sentra Tbk, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk, PT Island  Concepts Indonesia Tbk, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk dan PT Nusantara Properti Internasional Tbk. Perusahaan Efek ada 14 Kantor Cabang yang tersebar di wilayah Provinsi Bali. Manajer Investasi ada 3 kantor cabang di wilayah Provinsi Bali. Galeri Investasi BEI di Provinsi Bali ada 11 GI BEI.
 
Pihaknya mengajak masyarakat berinvestasi secara cerdas dengan mengumpulkan berbagai informasi."Bagaimana menjadi investor cerdas, dilihat dulu kondisi perusahaan itu apakah untung, persaingannya, informasi perusahaan itu bisa dicari di internet. Itu tantangan kita memberi edukasi untuk jadi investor yang benar. Informasi ini harus disosialisasikan" katanya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Berkelanjutan, BPJS Kesehatan dan Kejari Tabanan Perkuat Pengawalan Program JKN

balitribune.co.id I Tabanan - BPJS Kesehatan secara resmi memperbarui sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada Senin(13/4). Hal ini merupakan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kepatuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Wilayah Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi, Tata Ruang Jadi Sorotan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah pusat mempertegas komitmen menertibkan aset dan tanah terlantar di seluruh Indonesia melalui kebijakan strategis. Langkah ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 yang disahkan Presiden Prabowo Subianto, tentang penertiban kawasan dan tanah telantar untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Darurat Narkoba, WNA dan Barang Bukti Rp19,8 Miliar Diamankan

balitribune.co.id I Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Polda Bali berhasil mengungkap dua kasus besar dalam waktu berdekatan, yakni penyelundupan narkotika jenis kokain lebih dari 2,5 Kg jaringan internasional serta peredaran narkotika jenis MDMA (ekstasi) 1.284 Butir di wilayah kuta selatan. Dari kedua BB narkotika tersebut mencapai harga hingga 19,8 Miliar Rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.