Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Orang Eropa Doyan Makanan Indonesia

Bali Tribune/MAKANAN - Nasi goreng salah satu makanan khas Indonesia
balitribune.co.id | Badung -  Bagi sebagian orang, mengunjungi suatu destinasi tidak hanya ingin mengetahui obyek wisatanya saja. Tidak sedikit wisatawan yang berwisata ke Indonesia khususnya Pulau Bali hanya untuk menikmati wisata kuliner. Kecintaan dan kegemaran turis asing akan kuliner yang memiliki cita rasa khas Nusantara membuat sejumlah warga Negara Eropa memilih tinggal di Bali tentunya agar mudah mendapatkan makanan Indonesia. 
 
Salah seorang warga Belanda, Martin yang ditemui di salah satu warung makan sate di Kuta, Badung beberapa waktu lalu sangat antusias mengatakan bahwa dirinya menyukai makanan Indonesia. Sate adalah jenis menu yang disukainya. Kata dia, bukan hanya dirinya yang suka makanan Nusantara yang dibuat dengan berbagai rempah ini, teman-teman dari negaranya pun kerap diajak untuk menikmati menu Indonesia. 
 
Terkait makanan Indonesia, yang berasal dari daerah-daerah di Tanah Air memang kerap dikenalkan kepada warga negara asing setiap melakukan promosi pariwisata. Tampaknya olahan makanan Nusantara dapat diterima oleh wisatawan asing meskipun dengan campuran bumbu yang cukup pedas. 
 
Warga Eropa lainnya, Klaus juga mengatakan hal yang sama bahwa dirinya begitu menyukai makanan Indonesia. Beberapa menu yang membuatnya terkesan selain sate diantaranya adalah nasi goreng, soto ayam, gulai kambing, perkedel jagung, gado-gado dan lainnya. 
 
"Saya asal Austria salah satu negara di Eropa. Sebelum saya ke Bali. Saya pernah di Australia membuka restoran yang menjual makanan Indonesia. Saya sangat suka makanan Indonesia," katanya. 
 
Menurut pria yang jago membuat sate ini mengatakan dari pengalamannya yang telah bergelut di bidang kuliner Nusantara, tidak hanya wisatawan Eropa yang suka makanan Indonesia. Turis lainnya dari Tiongkok, Jepang dan Korea pun suka cita rasa menu Indonesia. 
 
Tingginya minat wisatawan asing terhadap kuliner Indonesia membuat para pelaku pariwisata terutama di perhotelan menyediakan menu-menu lokal untuk dikenalkan kepada wisatawan. Para wisatawan dapat menikmati makanan Bali saat sarapan pagi.
wartawan
Ayu Eka Agustini

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.