Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PBVSI Bali Tak Kirim Tim ke Kejurnas

Nyoman Sukanada

BALI TRIBUNE - Lantaran belum adanya bantuan dana dari KONI Bali, Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Bali akhirnya batal mengirimkan tim volinya untuk turun di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Voli yang dihelat Desember ini, di Jakarta. “Ya kami batal mengirimkan tim ke kejurnas, karena memang dana KONI Bali masih belum ada. Tapi setelah saya baca di media akhirnya kami memaklumi. Terpenting Pemerintah juga janganlah memandang sebelah mata ke KONI Bali,” ungkap Ketua Umum PBVSI Bali, Nyoman Sukanada, Kams (13/12). Karena semua itu, akibatnya dana pengajuan Rp 30 juta yang diajukan ke KONI Bali, akhirnya tak bisa dipenuhi dan diputuskan rapat pengurus PBVSI Bali untuk tidak mengirimkan timnya ke kejurnas. Namun tahun depan dipastikan kejurnas bakal diikuti. “Apalagi dana di anggaran perubahan yang diajukan KONI Bali juga belum cair. Kami lebih fokus saja mempersiapkan diri menghadapi Pra-PON tahun depan saja,” tambah Sukanada. Diuraikannya, jika untuk pemain bola voli khususnya putra untuk usia 19 tahun, pihaknya sudah memperoleh laporan dari Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres), jika banyak pemain muda Bali potensial. “Tapi kami masih belum melakukan apa-apa karena masih menunggu juga informasi resmi kapan dan di mana Pra-PON resmi digelar. Kalau sudah tahu itu, baru enak untuk ancang-anacang seleksi pembentukan tim. Dengan demikian maka semuanya biasanya bisa dipersiapkan dengan matang. Tapi itu untuk putra. Pasalnya untuk putri masih kesulitan untuk banyak mencari pemain yang bekualitas di Bali untuk event selevel Pra-PON,” tutup Sukanada.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.