Diposting : 20 December 2019 06:13
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune/ RUSAK – Café Bali United, Kamis (19/12), rusak akibat serbuan pembeli tiket.
balitribune.co.id | Gianyar - Laga penghujung sang jawara Bali United vs Madura United yang akan digelar Miggu (22/12) mendatang, menjadi laga yang wajib ditonton oleh semeton Laskar Tri Datu.  Memastikan dapat tiket, ribuan orang pun berebut  membeli  di Stadion Dipta Gianyar, Kamis (19/12) kemarin.  Saat pembukaan loket di Bali United Caff, aksi desak-desakan tak terhindarkan hingga menimbulkan kerusakan fasilitas, mulai meja jebol hingga kaca pintu masuk pecah, lantaran didorong banyak orang. 
 
Akibat insiden ini, beberapa orang supporter yang berada di dekat meja ambruk dan kaca pintu yang peceh tersebut mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar. Atas insiden itu pelayanana tiket di  Bali United Cafe ditutup  beberapa jam karena petugas melakukan proses pembersihan puing-puing. Kaca yang pecah pun terlihat masih berserakan saat media ini datang ke lokasi. 
 
Kepala Pengelola Stadion Dipta Gianyar, Budi Lesmana mengatakan pihaknya tidak menyana antrean pembeli tiket akan i menimbulkan sejumlah kerusakan.  Disebutkan, kerugian yang ditimbulkan akibat insiden ini mencapai puluhan juta rupiah. Terhadap sejumlah pemburu tiket yang terluka, pihak manajemen Bali United pun memastikan akan menanggung semua biaya pengobatannya. “Kami  tidak mempersalahkan hal tersebut.  Kerugian kira kira mencapai puluhan juta rupiah. Ini di luar kendali kami dan kami benar-benar apresiasi dan  takjub dengan animo supporter, " bangganya.
 
Secara terpisah, Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan bahwa pihak Bali United tidak ada melaporkan kejadian tersebut. Namun demikian,  pihaknya  meminta pihak Bali United untuk menevaluasi pelayanan penjualan tiket,  agar insenden yang sama terulang kembali.