Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Badung Fokus Ngurus TPS, Gertak Januari Ditiadakan

Bali TribuneGERTAK - Bupati Giri Prasta saat memimpin Gertak di Desa Munggu, Mengwi beberapa bulan lalu. Orang nomor satu di Badung ini bahkan terjun langsung membersihkan sungai.
balitribune.co.id | Mangupura - Program Gerakan Serentak (Gertak) Badung Bersih yang digelar dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai desa/kelurahan di Kabupaten Badung ditiadakan di bulan Januari ini. Pemkab Badung beralasan tidak melakukan Gertak pada Jumat minggu pertama di awal tahun ini lantaran masih fokus ngurus tempat pengolahan sampah (TPS).
 
Program Bupati Badung ini menurut rencana akan mulai diaktifkan lagi di bulan kedua atau Februari mendatang.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung I Wayan Puja yang dikonfirmasi, Jumat (17/1/2020) membenarkan Gertak Badung Bersih yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini  khusus untuk bulan Januari ini ditiadakan. “Iya, (Gertak) ditunda dulu sementara,” ujarnya.
 
Mantan Kabag Perwat Setda Badung ini beralasan meniadakan Gertak lantaran masih fokus mengurus TPS. 
 
“Kita fokus mengurus TPS nya dulu. Karena jangan sampai kita mengorek-ngorek sampah untuk ditimbun. Harus ada TPS nya dulu untuk membuang sampah hasil Gertak,” kata Puja.
 
Saat ini, Pemkab Badung juga tengah gencar membangun TPS baik di tingkat kabupaten maupun di masing-masing desa/kelurahan. Bahkan, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menargetkan seluruh desa/kelurahan di Gumi Keris harus memprioritaskan pembangunan TPS di wilayahnya.
 
“Kita saat ini sedang menyiapkan pengolahannya yang terdistribusi di semua desa, termasuk yang dilakukan di tingkat kabupaten. Kalau itu sudah fix (TPS) jadi sampai tuntas,” tegasnya.
 
Puja yang mantan Camat Kuta Selatan ini pun memastikan program Gertak ini pasti berlanjut. “Kita lihat situasi. Kalau Februari sudah ready (TPS-nya -red), maka Februari kita akan mulai. Kita lihat situasi,” terangnya.
 
Seperti diketahui, Gertak Badung Bersih rutin dilaksanakan setiap Jumat minggu pertama. Pelaksanaannya dilakukan serentak, baik ditingkat kabupaten, kecamatan dan masing-masing desa/kelurahan. Bahkan, di tingkat kabupaten, masing-masing OPD melaksanakan Gertak mandiri dengan mengambil sejumlah wilayah binaan. Tak jarang Gertak ini dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Ketut Suiasa.  
wartawan
I Made Darna
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.