Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengalihan Arus Lalin Dinilai Tak Efektif

separator
Pemasangan separator di simpang Jalan Hayam Wuruk dikeluhkan warga, sehingga banyak pelanggar terutama pengendara sepeda motor.

Denpasar, Bali Tribune

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar melakukan rekayasa pengalihan arus lalulintas di bundaran Akasia Denpasar, Kamis (19/5. Namun sayang, pengalihan arus lalin yang bertujuan mengurangi kemacetan di bundaran tersebut justru menuai keluhan pengguna jalan.

Banyak pengendara menilai pengalihan arus lalulintas tersebut tidak efektif mengatasi macet di Bundaran Akasia. Pengguna jalan menilai pengalihan arus lalulintas tersebut hanya memindahkan kemacetan di Bundaran Akasia ke persimpangan jalan dan jalur alternative yang disediakan.

“Saya rasa pengalihan ini tidak efektif, karena pengalihan arus ini malah jadi penyebab macet di persimpangan lainnya. Ini hanya memindahkan kemacetan saja. Kemacetan akan terjadi di persimpangan Jalan Katrangan, Jalan Pandu, dan Hayam Wuruk Selatan dan di jalan Pucuk. Jalur alternatif ini kan melewati pasar Ketapean, sepertinya akan macet. Intinya nantinya Jalan Katrangan dan jalan-jalan lainnya bakal jadi korban," ujar salah satu warga, Made Buda, Kamis kemarin.

Selain dinilai tidak efektif mengurai kemacetan, pengalihan arus lalulintas ini juga dinilai merugikan warga. Sebab jalur alternative yang disediakan terlalu sempit dan juga terlalu jauh. Misalnya, pengendara yang datang dari arah Jalan Akasia dan Jalan Anyelir yang hendak ke arah Jalan Hayam Wuruk Barat yang biasanya bisa crossing di bundaran Akasia, namun sekarang harus memutar jauh melewati ke Jalan Hayam Wuruk Selatan terlebih dahulu untuk kemudian masuk Jalan Pandu-Jalan Narakesuma baru bisa menuju ke Jalan Hayam Wuruk.

Begitu pula, pengendara yang datang dari arah Jalan Hayam Wuruk Selatan menuju Jalan Akasia dan atau Jalan Anyelir harus melewati Jalan Nusa Indah ke jalan Pucuk menuju Jalan Katrangan baru bisa lurus ke Anyelir atau Akasia. “Kalau pengalihan arus seperti ini terlalu jauh sekali. Ngabisin bensin aja mutar-mutar, tapi tetap saja macet,” ujar Wayan Arsana.

Karena dinilai tidak efektif, berbagai usulan pun disampaikan warga untuk mengatasi kemacetan di Bundaran Akasia ini. Salah satunya, dengan membongkar taman di bundaran Akasia kemudian di persimpangan tersebut dipasangi trafict light. “Bongkar saja itu taman bundarannya, terus pasang lampu merah. Lebih simpel," saran seorang pengendara, Made Suwanta.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Denpasar, I Gde Astika mengatakan pengalihan arus lalu lintas dengan memasang separator tersebut dalam upaya menekan kekroditan lalu lintas. “Pemasangan separator ini untuk memutus terjadinya crosing sebagai penyebab kemacetan,” jelasnya.

Dikatakan, pemasangan separator menindaklanjuti hasil rapat dengan instansi terkait pada tanggal 15 April 2016 tentang arus lalu lintas di seputaran bundaran Akasia (simpang Jalan Hayam Wuruk- Jalan Anyelir-Jalan Akasia,-red). “Hasil keputusan rapat, bahwa untuk kelancaran arus lalu lintas dipasanglah separator guna membatasi lajur dan menghilangkan crossing,” tegasnya.

Dijelaskan Astika, untuk kendaraan yang datang dari Jalan Hayam Wuruk Selatan menuju Jalan Akasia dan Jalan Anyelir diharapkan melalui Jalan Nusa Indah- Jalan Pucuk- Jalan Katrangan tembus Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Akasia dan Jalan Anyelir. Sedangkan kendaraan yang dari arah Jalan Akasia dan Jalan Anyelir menuju Jalan Hayam Wuruk Barat diharapkan melalui Jalan Pandu menuju Jalan Narakusuma tembus Jalan Hayam Wuruk.

“Kami berharap dengan pemasangan separator ini dapat mengurangi kemacetan di Jalan Hayam Wuruk, kami juga menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang dan disiplin dalam berlalu lintas” ujar Astika.

Sementara Kabid Lalu Lintas Dishub Nyoman Sustiawan ditemui di sela-sela memantau lalu lintas di kawasan Hayam Wuruk mengatakan, pelaksanaan operasional pemasangan separator serta pemasangan rambu-rambu ini dilaksanakan pada Rabu (18/5) dari pukul 21.00 Wita sampai Kamis (19/5) pukul 04.00 Wita. Dilanjutkan dengan pengaturan lalu lintas sampai pemantauan serta pengawasan.

Terkait keluhan masyarakat, pihaknya mengaku akan melakukan evaluasi setiap saat dan akan dikaji. “Dari pemantauan serta monitoring, kami akan dilaksanakan evaluasi yang akan dikaji sedemikian rupa agar memperoleh hasil yang positif bagi pengguna Jalan,” ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Pegadaian Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Desa Adat Sade

balitribune.co.id | Praya - Kepedulian PT Pegadaian (Persero) terhadap masyarakat terdampak musibah kembli diwujudkan melalui penyaluran bantuan bagi korban kebakaran di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Melalui PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, bantuan disalurkan PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.

Baca Selengkapnya icon click

Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan Pariwisata Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Semangat pelestarian seni, budaya, dan pariwisata kembali dihadirkan melalui pelaksanaan Tanah Lot Festival Tahun 2026 di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Jumat (28/8/2026). Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga hadir sekaligus membuka secara resmi Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 yang mengusung tema "Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Beri Edukasi Keselamatan Berkendara ke Pelajar SMP se-Badung

balitribune.co.id | Mangupura – Astra Motor Bali terus memperkuat komitmennya dalam menanamkan kesadaran keselamatan berkendara sejak usia dini melalui edukasi safety riding kepada pelajar SMP di Kabupaten Badung. Kegiatan yang digelar pada Kamis (27/8/2026), di Mie Kober ini diikuti sebanyak 120 siswa SMP Negeri di wilayah Badung.

Baca Selengkapnya icon click

BI Dorong UMKM Hijau Lewat Ekonomi Sirkular dan Pengolahan Limbah

balitribune.co.id | Jakarta -  Limbah produksi tidak lagi sekadar dipandang sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga peluang untuk menciptakan nilai ekonomi baru. Melalui konsep ekonomi sirkular, limbah dapat diolah menjadi produk bernilai tambah sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasutri Asal Bangli Tewas Terseret Ombak di Pantai Goa Lawah

balitribune.co.id | Semarapura - Nasib tragis menimpa pasangan suami istri asal Desa Pinggan, Kintamani, Bangli, I Nengah Rima (60) dan Ni Nyoman Simpen (55). Keduanya meninggal dunia setelah tersapu gelombang tinggi di perairan Pantai kawasan Rest Area Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 08.20 WITA.

Baca Selengkapnya icon click

TASTI Bali Perkenalkan T-OPT, Solusi Suku Cadang Alternatif Berkualitas untuk Mobil Toyota

balitribune.co.id | Denpasar - PT TASTI Anugerah Mandiri selaku diler resmi suku cadang Toyota wilayah Bali menggelar acara silaturahmi dan sosialisasi bersama para pemilik toko suku cadang (partshop) di Hotel Aston Denpasar, Kamis (28/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.