Diposting : 6 August 2018 12:10
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali berpose bersama usai dilantik.
BALI TRIBUNE - Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali periode 2018-2022 akhirnya resmi dilantik pada Sabtu (4/8) lalu oleh Ketum PB POBSI, Wempi Wetipo. Pelantikan ini memang jaraknya jauh dari pelaksanaan Musprov POBSI Bali, yang telah dilakukan pada tahun lalu.
 
"Pertama saya tekankan kepada seluruh pengurus yang telah dilantik ini untuk saling berkerja sama, karena tugas ke depan cukup berat. Tujuannya satu yakni konsen ke pembinaan dan prestasi," ujar Ketum Pengprov POBSI Bali, Njoo Daniel Dino Dinata usai pelantikan di Hotel Aston Kuta.
 
Imbuhnya, pihaknya siap mendukung program yang diterapkan oleh KONI Bali sebagai persiapan menuju PON 2020 mendatang. Namun, sebelumnya ada event utama yang tidak kalah penting yang mesti dijalankan yakni Porprov Bali 2019 dan juga persiapan atlet untuk Pra-PON 2019.
 
"Itu harus kami siapkan di tengah prestasi biliar Bali yang saat ini sedang meningkat. Terutama mengikuti event-event di luar Bali yang skala nasional yang nantinya bisa mengasah kemampuan serta mengevaluasi pembinaan atlet," tegas Dino.
 
Sementara Ketum PB POBSI, Wempi Wetipo berharap dunia biliar Bali lebih bergairah dari sekarang dan nantinya, mampu melahirkan pebiliar handal untuk Indonesia ke depannya.
 
"Kami lihat Bali memang rutin ikut dalam kompetisi skala nasional bahkan internasional. Saya harap pembinaan di Bali lebih meningkat dan bisa bersaing di kancah nasional seperti PON 2020 mendatang," tandas ketua umum yang juga menjadi Bupati Jaya Wijaya ini.