Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Persaingan Petarung di Pra-PON Sulit Diprediksi

Bali Tribune/ PRA-PON – Para petarung Bali yang dipersiapkan ke ajang Pra-PON sedang digembleng di pemusatan latihan.
balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali, AA Bagus Tri Candra Arka mengaku sulit memrediksi tingkat persaingan petarung di Pra-PON nanti. Namun ia mengakui ada sejumlah daerah di Tanah Air yang perkembangan olahraga tarung derajatnya sangat pesat.
 
 “Kami sekarang memang sulit memrediksi perkembangan kualitas petarung-petarung provinsi lain di Indonesia yang menjadi rival Bali di Pra-PON yang rencananya digelar mulai 21  November di Bandung, Jawa Barat,” kata AA. Bagus Tri Candra Arka, Senin (24/6).
 
Hanya saja jika mengacu pada kekuatan petarung luar Bali secara umum diungkapkannya, ada 6 daerah yang nantinya menjadi pesaing berat Bali. Enam daerah itu tak lain Jawa Barat, Aceh, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Barat.
 
“Kami memrediksi peta kekuatan daerah lain yang menjadi saingan Bali itu berdasarkan hasil PON sebelumnya maupun kejuaraan nasional (kejurnas) tahun lalu. Kalau perkembangan tahun ini sulit kami prediksi, lantaran kejurnas belum digelar. Karena itulah target riil berapa tiket lolos ke PON Papua harus dibawa pulang petarung Bali, masih belum bisa kami prediksi,” terang pria yang akrab disapa Gung Cok itu.
 
Menyoal atlet penghuni Pelatda Kodrat Bali yang berjumlah 9 petarung putra dan 5 petarung putri yang disiapkan untuk turun di nomor 9 tarung putra, 5 tarung putri dan seni gerak, juga belum fix. Pasalnya mereka merupakan petarung hasil dari kejurnas tahun lalu.
 
“Penentuan petarung yang menghuni tim Pra-PON Bali baru bisa ditentukan setelah ada hasil dari Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September mendatang. Pasalnya, juara Porprov Bali dan hasil kejurnas penghuni Pelatda Kodrat Bali ini bakal kami seleksi lagi. Jadi penentuan tim definitif di sana nantinya,” demikian Gung Cok.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Dukung Sinergi 3 Pilar, Astra Berkolaborasi dalam Penjurian Lomba di Desa Cemagi Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, PT Astra International Tbk (Astra) turut ambil bagian dalam proses penilaian lapangan Lomba 3 Pilar Polri. Sinergi strategis ini mempertemukan unsur Kepolisian (Bhabinkamtibmas), TNI (Babinsa), dan Pemerintah Desa (Pemdes) sebagai tiga pilar utama penggerak kemajuan masyarakat di tingkat desa.

Baca Selengkapnya icon click

HUT ke-56: Astra Motor Perkuat Komitmen Energi Bersih dengan Pemasangan Solar PV di Semarang

balitribune.co.id | Semarang – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, Astra Motor resmi mengoperasikan sistem Solar Photovoltaic (Solar PV) berkapasitas 40 kilowatt peak (kWp) di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang, Kamis (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.