Diposting : 7 January 2020 19:11
I Made Darna - Bali Tribune
Bali Tribune/Ilustrasi
balitribune.co.id | Mangupura - Pelayanan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama Badung kembali dikeluhkan oleh pelanggannya. Apa sebab? Pasalnya, layanan air bersih dari perusahaan plat merah ini sejak beberapa hari “kecrat-kecrit” alias tidak lancar. Bahkan, pelanggan yang tinggal di Nuansa Utama XXX, Kori Nuansa Jimbaran mengaku sejak Sabtu lalu sampai Selasa (7/1/2020) sudah tidak dialiri air.
 
Pelanggan pun dibuat kelimpungan oleh kejadian ini, karena kesulitan mencari air bersih. Sejumlah pelanggan yang tidak tahan karena tidak bisa MCK (mandi, cuci, kakus) mengaku sudah berkali-kali menghubungi pihak Perumda Tirta Mangutama Badung agar air segera lancar. Akan tetapi, dari pihak Perumda justru tidak bisa memberi jawaban pasti kapan air akan kembali lancar.
 
Sebagai gantinya, pelanggan minta ada layanan mobil tangki selama air mati. Itupun tak dikabulkan dengan berbagai alasan.
 
Salah satu pelanggan Sindhi mengaku sangat kecewa dengan layanan Perumda Tirta Mangutama Badung. “Masak sudah tiga hari air tidak mengalir? Info dari petugas PDAM katanya hidup Senin, tapi kok buktinya sampai sekarang masih mati,” ungkapnya.
 
Selama air tidak mengalir pihaknya sebenarnya berharap ada layanan air tangki dari pihak Perumda Tirta Mangutama Badung. Akan tetapi, servis air selama air ngadat tak kunjung diberikan.
 
“Kami sudah minta staf PDAM kirim truk tangki air ke rumah saya jam 8 malam, tapi staf PDAM mengaku tidak bisa. Saya minta dikirim jam 5 pagi besoknya, mereka tidak menyanggupi dan minta jam 8 pagi. Padahal, di jam tersebut orang-orang kan sudah masuk kantor dan anak-anak sudah ke sekolah,” kata pelanggan tadi.
 
Ia pun menuding kecrat-kecritnya layanan air selama berhari-hari ini menandakan tidak profesionalnya pelayanan Perumda Tirta Mangutama Badung. “PDAM sangat tidak profesional dan tidak helpful sama sekali. Tiga hari customer dibiarkan tanpa air, giliran telat bayar langsung disegel,” keluhnya.
 
Sementara Direktur Tehnik Perumda Tirta Mangutama Badung, I Wayan Suyasa yang dikonfirmasi tak menampik layanan air bersih di kawasan Jimbaran dan sekitarnya mengalami gangguan sejak Sabtu lalu. Kata dia gangguan ini disebabkan oleh bocornya pipa induk di dekat Hardys Nusa Dua akibat terkena proyek galian.
 
“Iya, Jimbaran, Sawangan dan beberapa wilayah sekitar memang ada gangguan karena pipa bocor. Ada proyek galian di depan Hardys, itu pipa kita kena bor sehingga terjadi kebocoran,” ujarnya.
 
Atas kejadian itu, pihaknya mengaku sudah melakukan perbaikan. Hanya saja, pihaknya mohon permakluman kepada warga pelanggan bahwa perbaikan membutuhkan waktu. “Yang bocor itu pipa besar. Jadi, butuh waktu untuk perbaikan. Dan jam 5 kemarin (Senin, red) sudah selesai. Cuma kan air belum bisa normal semua,” kata Suyasa.
 
Pun demikian, ia menyebut di beberapa titik yang terdampak, air sudah mulai kembali normal. Ia pun memastikan air akan kembali normal untuk semua kawasan terdampak paling lambat Rabu (8/1/2020). “Kami sudah menyampaikan pengumuman dan permakluman juga ke pelanggan. Bahwa ada gangguan layanan karena ada perbaikan pipa. Perkiraan memang 3 sampai 4 hari sudah normal,” jelas Suyasa.