Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PMI Batasi Donor Pengganti

PMI
Peserta donor sukarela PMI di Sai Study Group

BALI TRIBUNE - Guna memenuhi kebutuhan darah  pasien, PMI Provinsi Bali terus mengimbau masyarakat  untuk bisa menjadi donor sukarela. Pasalnya, kebutuhan darah  selama satu hari rata-rata mencapai 150 kantong.

“Melihat rata-rata kebutuhan darah per hari mencapai 150 kantong, kami  saat ini tentunya  sudah merubah sistemnya untuk  mengitensifkan  penggunaan darah  yang berasal dari donor sukarela, bukan donor pengganti. Sehingga untuk itu, kami menghimbau kepada masyarakat  untuk bisa mendonorkan darahnya secara sukarela seperti yang  dilakukan oleh Sai Study Group  secara berkesinambungan,” ujar Wakil Ketua II Pengurus  Bidang Kesehatan PMI Provinsi Bali, dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes, darah saat mengahadiri acara donor di Sai Study Group, Minggu (22/10).

Dijelaskam,  terkait kebutuhan darah untuk pengungsi,  di daerah Karangasem sejauh ini sudah dikeluarkan lebih dari 200 kantong.  Namun, untuk  pelayanan menurutnya persediaan darah untuk pengungsi apabila membutuhkan   menjadi salah satu hal yang perlu dikondisikan.

“Kalau sekarang fokus pelayanan kan  banyak yang bertumpu di Klungkung, Gianyar dan Denpasar, nah ini akan teus kami  tingkatkan pelayanannya, terutama untuk kebutuhan darah,” tegasnya.

Disinggung terkait persediaan khusus apabila terjadi erupsi, Patra menjelaskan tentu hingga saat ini pihaknya tidak bisa memprediksi  kebutuhan. Namun, pihaknya dalam persediaan darah  saat ini bertumpu pada kebutuhan rata-rata di hari normal.  “Untuk hal ini tentu kami perhitungkan,  sehingga kenapa kami meminta dan  terus menghimbau kepada masyarakat agar menjadi pendonor sukarela.  Pasalnya, saa ini membutuhkan darah 100 tidak bisa  baru  ambil dari pasien langsung diberikan kepada pasien,  tapi membutuhkan proses  dari seleksi donor hingga pemeriksan itu 14-16 jam,”  katanya.

Terkaitt biaya pengganti, lanjut dia,  tentunya  biaya tersebut ada karena  proses pemeriksaan darah. Paslanya, darah yang diambil dari pendonor tidak serta merta langsung diberian kepada  pasein. “Tentu di lapangan banyak dipertanyakan, kenapa pendonor sukarela tidak diberika imbalan saat mendonorkan darahnya sedangkan  saat pasien memerlukan darah itu diminta biaya? Nah  biaya ini  ada karena proses pemeriksaan  hingga bisa diterima pasien, tapi ada proses-prosesnya hingga sampai  ke pasien. Seperti pemeriksaan  Hepatitis B dan C, sepilis hingga HIV-AIDS,” katanya.

Dengan rutin mendonorkan darah, lanjut dia,  maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil, sehingga bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Pasalnya, kadar zat besi yang tinggi dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol, hal tersebut nantinya akan menumpuk pada dinding arteri dan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. “Mendonorkan darah secara rutin juga dapat menstimulasi pembuatan sel darah merah baru,” ujarnya.

Sementara itu Koordinator Wilayah VII Sai Study Group Bali Nusra,   I Gusti   Ngurah Gede Kesawa mengatakan  secara rutin  pihaknya melaksanakan donor darah  sukarela. Dimana, donor tersebut dilakukan sebgai slaah satu bentuk pelayanan kepada  masyarakat.  “Untuk di Sai Study Group  ini  melakukan  donor darah setiap satu tahun sebnayak empat kali atau  tiga bulan sekali.  Dengan ini kami mengharapkan juga  rekan-rekan yang lian  untuk bisa memenuhi kebutuhan darah  di UTD PMI bisa menjadi donor darah sukarela,” katanya.

wartawan
Valdi S Ginta
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.