Diposting : 12 October 2018 00:08
redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
CEK MAKANAN - Tim Biddokkes Polda Bali saat mengecek sample menu makanan untuk delegasi kemarin.
BALI TRIBUNE - Selain melakukan pengamanan kegiatan Annual Meeting IMF-World Bank 2018, Polda Bali juga menyiapkan tim Food Safety dari Personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes). Tim ini bertugas mengecek keamanan menu yang dihidangkan untuk delegasi dan kepala negara yang hadir dalam kegiatan tersebut.
 
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja, SIk mengatakan, untuk menjaga keamanan menu makanan, tim akan menyiapkan reagen untuk mengecek kandungan logam berat yang bersifat racun seperti timbal, sianida dan arsenik. "Ini untuk memastikan menu makanan terhindar daru zat berbahaya," ungkapnya siang kemarin.
 
Tim akan memeriksa satu-persatu makanan yang akan dihidangkan untuk para tamu di ruang makan.
 
"Jadi, sebelum dihidangkan makanan tersebut sudah diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan keamananya," ujarnya.
 
Tidak hanya itu saja. Untuk memastikan kesehatan para tamu delegasi disiapkan juga tim kesehatan berikut ambulans untuk mengantisipasi hal-hal yang bersifat darurat.
 
Sementara itu, pengamanan juga terus ditingkatkan. Setiap orang yang memasuki lokasi kegiatan BNDCC 1, termasuk para delegasi juga dilakukan pemeriksaan yang ketat. Selain penggeledahan badan, setiap barang bawaan juga dicek satu per satu.
 
"Kami lakukan pemeriksaan bagi semua delegasi yang akan memasuki Gedung BNDCC 1, baik itu barang bawaannya maupun pemeriksaan badan para delegasi," ungkap Wakasubsatgas Venue, AKBP I Dewa Ketut Putra, SH., MH kemarin.
 
Perwira dua melati di pundaknya ini juga menambahkan bahwa pemeriksaan seluruh barang bawaan dilakukan melalui X-Ray sedangkan pemeriksaan badan melalui Sec Door. Apabila setelah melewati Sec Door, terdengar indikator berbunyi, maka akan diperiksa kembali oleh petugas.
 
Disamping itu personel Polwan juga disiapkan untuk memeriksa para Delegasi Wanita sebagai Standard Operating Procedure (SOP) Kepolisian Negara Republik Indonesia.
 
"Kami juga menyiapkan personel Polwan untuk memeriksa delegasi wanita yang merupakan SOP dari Polri," terangnya.