Diposting : 21 January 2020 00:18
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune/ MOLOR - Proyek SDN 3 Peguyangan molor.
balitribune.co.id | Denpasar - Pembangunan proyek SDN 3 Peguyangan Kecamatan Denpasar Utara ternyata molor dari waktu yang ditentukan. Hingga kini, proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar tersebut belum tuntas jua. 
 
Hal ini diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta. Pihaknya mengakui juga bila salah satu proyek yang digarap PUPR tahun 2019, yakni SDN 3 Peguyangan molor. Rekanan dipastikan dikenai penalti atas keterlambatan tersebut. "Iya memang satu proyek gedung SD yang molor yakni SDN 3 Peguyangan," ujarnya.  
 
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek SDN 3 Peguyangan, Agus Sudarmo dikonfirmasi, Senin (20/1) menambahkan, proyek pembangunan SDN 3 Peguyangan yang digarap sejak 2019 lalu, hingga kini belum tuntas. Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan pihak rekanan. 
 
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berharap rekanan bisa merampungkan semua pekerjaannya pada minggu ini. Saat ini rekanan masih melakukan pembersihan dan perapian rabatan lantai.
“Karena belum selesai, kami belum bisa menerimanya,” ujar Agus Sudarmo.
 
Agus berharap proyek tersebut bisa diselesaikan minggu ini. Namun, semua itu tergantung dengan pihak rekanan. “Kami sifatnya menunggu kapan bisa diselesaikan rekanan,” ujarnya.