Diposting : 19 November 2018 19:22
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
LUKISAN -- Dewa Putu Arsania, berpose dengan salah satu karya lukisan yang dipamerkan di areal Lobi Hotel Pullman Bali Legian Beach, Kuta.
BALI TRIBUNE - Untuk kesekian kalinya, Pullman Bali Legian Beach menggelar pameran lukisan karya seniman lokal Bali. Kali ini, selama 6 bulan kedepan (hingga 2 April 2019), puluhan lukisan karya Dewa Putu Arsania -- seniman Batuan, Gianyar, yang konsisten mempertahankan gaya lukis tradisional dengan media dasar tinta Cina (mangsi) dan kertas atau kanvas -- di area lobi hotel di bilangan Jalan Pantai Kuta.
 
General Manager Pullman Bali, Wil Fielhouse, mengatakan, jaringan Hotel Pullman yang tersebar di seluruh dunia memiliki standar yang mengharuskan untuk menggelar sebuah ekshibisi yang mengangkat seniman lokal. “Semoga pameran karya seniman lokal ini dapat terus dilakukan, sehingga para tamu secara berkesinambungan dapat menyaksikan karya-karya seniman lokal dan memiliki kesan yang tak terlupakan selama menginap di Pullman,” harapnya, akhir pekan lalu..
 
Sebagai bagian dari prakarsa seni global Pullman, Pullman Hotels & Resorts di Indonesia menciptakan pengalaman abadi bagi para tamu dengan memadukan unsur-unsur kearifan lokal, budaya yang menarik, dan kecerdasan visual melalui penemuan berbagai karya seni.
 
Puluhan karya Arsana (58) dalam ajang pameran bertajuk “Batuan Spirit” ini mendefinisikan budaya Bali yang bercerita tentang Ramayana, Mahabharata, Tantri, hingga keseharian masyarakat ketika di pasar. Ciri lukisan Batuan adalah menitikberatkan pada warna hitam putih yang dibuat detail dengan tekanan gradasi yang disebut “sigar mangsi”.